Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
BERITA NASIONAL

Mengaku Anak Dan Istri Kelaparan , Pria Ini Nekat Curi Beras

64
×

Mengaku Anak Dan Istri Kelaparan , Pria Ini Nekat Curi Beras

Sebarkan artikel ini

Warning: Attempt to read property "post_excerpt" on null in /var/home/ajttvcom/public_html/wp-content/themes/wpmedia/template-parts/content-single.php on line 113
Example 468x60

 JAKARTA , AJTTV COM  – Seorang pria ditangkap karena diduga mencuri satu goni beras seberat 5 kg di Medan. Ada kisah miris di balik kenekatan pria bernama Atek itu mencuri.
Peristiwa dugaan pencurian itu terjadi di Jalan Cinta Karya, Medan Polonia, Sabtu (18/4/2020). Atek awalnya sempat ditangkap karena diduga mencuri sehingga polisi datang ke rumahnya.

Namun, setelah polisi datang, korban dugaan pencurian dan Atek disebut sudah berdamai. Polisi pun bertanya apa alasan Atek melakukan pencurian tersebut.

Example 300x600

“Kanit Binmas Polsek Medan Baru mengecek ke kediaman dan ternyata yang bersangkutan sudah di kediamannya berhubung mereka sudah berdamai. Kanit Binmas Polsek Medan Baru menanyakan kepada yang bersangkutan kenapa sampai mencuri?” ucap Kapolsek Medan Baru Kompol Martuasah Tobing, Senin (20/4/2020).

Martuasah mengatakan, berdasarkan cerita Atek, pencurian itu dilakukannya karena sudah tak bisa menahan lapar. Atek disebut kelaparan karena dia yang bekerja sebagai tukang bubut tak lagi memiliki penghasilan akibat pekerjaan sepi semenjak virus Corona merebak.

“Dirinya sudah sangat lapar sekali berhubung apa pun sudah tidak ada yang bisa dimasak untuk dimakan,” ucap Martuasah.

 

Suasana di rumah atek saat polisi datang

Dia juga menyebut istri serta tiga anak Atek sudah pergi ke rumah orang tua istrinya karena kelaparan. Atek disebut mengaku tak punya uang lagi untuk makan.

“Dia bekerja di Deli Tua hanya sebagai tukang bubut, karena sepi pekerjaan tidak mempunyai uang untuk membeli makanan,” ujarnya.

Martuasah menyebut Atek sebenarnya mendapat bantuan beras dari pemerintah. Namun beras itu sudah dia serahkan ke istrinya untuk keperluan makan istri serta tiga anaknya.

“Dia menerangkan mendapat bantuan beras tetapi diberikan kepada istrinya untuk keperluan makan istri dan ke tiga anaknya. Karena tidak lagi ada yang bisa dimakan dan tidak mempunyai uang untuk membeli makanan, maka melakukan pencurian,” ucap Martuasah.

Mendengar cerita itu, polisi yang datang kemudian memberi bantuan agar Atek tak lagi mencuri untuk makan. Bantuan tersebut berupa uang, beras, dan telur.

“Kanit Binmas Polsek Medan Baru memberikan bantuan sekadarnya berupa beras 1 goni berat 5 kg, telur satu papan, dan uang sebesar Rp 150.000 dan yang bersangkutan mengucapkan terima kasih kepada Polri,” ucapnya.

Sebagai informasi, Pemerintah Kota (Pemko) Medan memang mulai memberikan beras untuk masyarakat yang terkena dampak penyebaran virus Corona sejak Sabtu (4/4). Setiap satu keluarga akan diberi 5 kg beras.

Dikutip dari : detiknews.com

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *