Scroll untuk baca artikel
KABAR DAERAH

3.005 peserta Seleksi P3K rebut 521 Formasi , Siapa Lolos?

184
×

3.005 peserta Seleksi P3K rebut 521 Formasi , Siapa Lolos?

Sebarkan artikel ini

TULUNGAGUNG, AJTTV.COM – Kepala Badan Kepegawaian dan SDM (BKPSDM) Kabupaten Tulungagung, Soeroto mengatakan, mulai tanggal 5 sampai 12 Desember 2024 ada Sebanyak 3.005 peserta seleksi Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (P3K) bakal mengikuti tes model CAT di Madiun.

Menurutnya tidak hanya peserta dari Tulungagung saja yang akan mengikuti seleksi di Asrama Haji Kota Madiun, namun juga peserta dari kabupaten lain di sekitarnya.

\”Pelaksanan di Madiun, karena hajatnya BKN, jadi kita sifatnya hanya membantu,\” ujarnya, Selasa 3 Desember 2024.

Baca Juga : DPRD Tulungagung gelar Rapat Paripurna, Agenda PAW Anggota dan Penetapan Ranperda APBD TA 2025

Soeroto mengungkapkan, jumlah sebanyak itu adalah peserta yang telah lolos seleksi administrasi.

Sebelumnya lebih dari 300 peserta dinyatakan tidak lolos administrasi. Namun 61 orang memanfaatkan masa sanggah dan berhasil menunjukkan bukti penguat, sehingga nama mereka bisa lolos administrasi dan mengikuti seleksi P3K.

\”Jadi memang ada yang tidak lolos administrasi namun memanfaatkan masa sanggah, 61 orang sanggahannya diterima dan bisa ikut seleksi selanjutnya, ada yang karena ijazah yang diupload tidak terang, atau juga ada yang karena melamar formasi yang tidak sesuai dengan pendidikannya, ini kan yang tidak bisa disanggah karena memang melamar formasi yang tidak sesuai,\” urainya.

Baca Juga : Sekda Tulungagung Ajak Kendaraan Balik Nama Plat Nomor AG

Soeroto mengungkapkan, 3.005 peserta seleksi P3K itu akan berebut 521 formasi yang disediakan pada tahun 2024.

\”Formasi totalnya 521, itu yang dibuka tahun ini,\” terangnya.

Peserta akan menjalani tes CAT. Yang mana akan ada tes manajerial, tes teknis, sosio kultural hingga wawancara melalui aplikasi yang akan dilakukan dalam satu waktu tes tersebut.

Baca Juga : Sekolah di Trenggalek Rusak Parah diterjang Tanah Longsor

Masih menurut Soeroto, guna memastikan transparansinya, score para peserta test akan terlihat jelas melalui komputer dan bisa disaksikan oleh peserta lain saat itu juga.

\”Jadi hasilnya akan langsung bisa dilihat melalui komputer dan bisa dilihat semua orang. Jadi ini memang transparan,\” pungkasnya.

Reporter : Anang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *