Mobil jenis KIA Karnival dengan nomor polisi AG 1824 RD dilalap si jago merah di Jalan Raya Bendilwungu, Kecamatan Sumbergempol, Kabupaten Tulungagung, pada Sabtu (3/1/2026) / Andika ajttv.com
TULUNGAGUNG, AJTTV.COM— Sebuah mobil jenis KIA Karnival dengan nomor polisi AG 1824 RD mendadak menjadi abu setelah dilalap si jago merah di Jalan Raya Bendilwungu, Kecamatan Sumbergempol, Kabupaten Tulungagung, pada Sabtu (3/1/2026) siang, sekitar pukul 12.15 WIB.
Meskipun tidak menimbulkan korban jiwa, insiden yang diduga dipicu oleh korsleting listrik ini sempat menarik perhatian massal dan menyebabkan kemacetan parah di jalur utama tersebut.
Kronologi Cepat: Asap Memicu Api Membesar
Kendaraan nahas tersebut diketahui milik Suwanto, warga Desa Mirigambar, Sumbergempol. Kasi Operasional dan Pemadaman Damkarmat Kabupaten Tulungagung, Bambang Pidekso menjelaskan kronologi penyebaran api yang sangat cepat.
”Awalnya asap keluar dari sisi kiri kap mesin saat kendaraan berjalan. Pengemudi langsung menghentikan mobil. Namun api muncul dan terus membesar hingga menyebar ke seluruh bagian bodi mobil,” jelas Bambang.
Berdasarkan hasil asesmen awal, dugaan kuat penyebab kebakaran berasal dari korsleting pada sistem kelistrikan kendaraan yang sudah tua. Api dengan cepat menjalar dari ruang mesin hingga melahap seluruh bodi mobil.
Gagal Pinjam APAR di SPBU Terdekat
Situasi semakin dramatis karena upaya penanganan awal oleh warga terhalang masalah birokrasi. Salah satu saksi mata di lokasi, Rizky, menuturkan bahwa ketika api masih berupa asap tebal di bagian kap mesin, warga sudah berinisiatif mencari alat pemadam api ringan (APAR).
”Salah satu warga sempat berupaya meminjam APAR ke SPBU terdekat yang seharusnya memiliki alat pemadam. Namun upaya tersebut tidak membuahkan hasil karena tidak mendapat izin, sehingga warga hanya bisa menunggu kedatangan petugas pemadam,” tutur Rizky.
Keterlambatan ini membuat api membesar tanpa dapat dikendalikan sebelum akhirnya Tim Damkarmat tiba.
Pemadaman Butuh Tiga Armada
Damkarmat Kabupaten Tulungagung baru menerima laporan kebakaran pada pukul 12.10 WIB, dan unit pemadam tiba di lokasi 12 menit kemudian, tepat pukul 12.22 WIB. Saat petugas sampai, kondisi mobil sudah terbakar parah dan nyaris seluruhnya hangus.
Untuk mengatasi api dan mendinginkan bangkai mobil, petugas mengerahkan tiga unit armada: satu armada pemadam, satu mobil tangki suplai air, dan satu kendaraan rescue.
Meskipun tidak ada korban jiwa, insiden tersebut sempat menarik perhatian warga dan menyebabkan arus lalu lintas di Jalan Raya Bendilwungu tersendat parah selama proses pemadaman berlangsung.












