Scroll untuk baca artikel
BERITA TERBARUKABAR DAERAH

Gerebek Industri Petasan di Sumbergempol Tulungagung, Polisi Sita 1 Kg Mesiu dari Dua Remaja

6
×

Gerebek Industri Petasan di Sumbergempol Tulungagung, Polisi Sita 1 Kg Mesiu dari Dua Remaja

Sebarkan artikel ini

Polisi amankan 2 pelaku diduga perakit bahan peledak/ Istimewa

TULUNGAGUNG, AJTTV.COM – Menjelang bulan suci Ramadan, ancaman bahaya ledakan petasan mulai menghantui. Jajaran Unit Reskrim Polsek Sumbergempol bergerak cepat menggerebek sebuah rumah yang dijadikan tempat perakitan bahan peledak ilegal oleh dua remaja di Desa Jabalsari, Jumat (27/02/2026).

​Mirisnya, pelaku yang diamankan masih berstatus di bawah umur, yakni AD (14) dan MF (12). Keduanya diduga nekat memproduksi petasan berdaya ledak tinggi di lingkungan pemukiman warga.

​Kronologi Penggerebekan: Berawal dari Laporan Warga

​Aksi nekat para remaja ini terendus petugas setelah muncul informasi terkait transaksi pembelian serbuk mesiu dalam jumlah besar. Tak butuh waktu lama, tim yang dipimpin Kanit Reskrim Polsek Sumbergempol langsung melakukan pengepungan di lokasi sekitar pukul 15.00 WIB.

​Kapolsek Sumbergempol, AKP Moh. Anshori, mengonfirmasi penemuan barang bukti yang cukup mengerikan dari tangan kedua bocah tersebut.

​”Di rumah salah satu remaja berinisial AD, kami temukan bubuk mesiu siap rakit seberat 1 kilogram. Selain itu, ditemukan juga gulungan petasan yang sudah siap diisi,” jelas AKP Moh. Anshori, Sabtu (28/02/2026).

Gudang Bahan Peledak di Balik Kamar

​Dari hasil penggeledahan, petugas mengamankan sejumlah barang bukti yang memperkuat dugaan adanya aktivitas produksi massal, di antaranya 1 Kilogram bubuk mesiu (bahan peledak), 5 Kilogram lembaran kertas pembungkus, 10 Gulungan petasan siap isi dan ​2 Pipa, gunting, isolasi, hingga 1 unit handphone Vivo Y28 yang digunakan untuk koordinasi.

​Langkah Hukum & Peringatan Keras

​Kedua remaja beserta seluruh barang bukti kini telah dibawa ke Mapolsek Sumbergempol untuk menjalani penyelidikan lebih lanjut. Mengingat para pelaku masih anak-anak, proses penyidikan akan mengikuti ketentuan hukum yang berlaku dengan pendampingan khusus.

​Kapolsek Sumbergempol memberikan peringatan keras kepada para orang tua di wilayah Tulungagung.

​”Ini peringatan serius. Kami imbau orang tua untuk lebih ketat mengawasi anak-anaknya. Jangan sampai bahan berbahaya ini merenggut nyawa diri sendiri maupun orang lain. Jangan biarkan Ramadan dinodai dengan tragedi ledakan,” tegasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *