| TUK SWI bertempat di Kantor Aliansi Jurnalis Tulungagung ( AJT) |
Jakarta , AJTTV.COM – Badan Nasional Sertifikasi Profesi ( BNSP) Melalui LSP Pers Indonesia kembali melakukan Sertifikasi kompetensi wartawan. Kegiatan berlangsung di TUK SWI bertempat di Kantor Aliansi Jurnalis Tulungagung ( AJT) Perum Puri mas A/20 Botoran , 15-16 Juli 2022.
Sebelumnya LSP pers Indonesia juga melakukan skw di Batam dan Surabaya.
“Semakin bertambahnya jurnalis yang kompeten kita semakin optimistis berita dan informasi yang
disampaikan ke masyarakat kian dapat dipertanggungjawabkan,” kata Ketua LSP Pers Indonesia Heintje Grontson Mandagie, Jumat (16/7/2022).
Tugas dan tanggung jawab jurnalis yang sudah dinyatakan kompeten akan semakin berat. Wartawan profesional harus menjunjung tinggi dan melaksanakan Kode Etik Jurnalistik (KEJ) dan
UU Pers No. 40 Tahun 1999, dalam menjalankan profesinya.
Fasilitasi SKW di Tulungagung merupakan kelanjutan dari SKW yang sebelumnya dilaksanakan di TUK SWI Surabaya dengan jumlah 12 peserta.
“Pada SKW di Tulungagung ini ada 6 peserta skema wartawan Utama dan 6 peserta skw madya” katanya.
Dikatakannya , Sertifikasi wartawan juga bagian dari upaya menegakkan kemerdekaan pers berdasarkan kepentingan publik.
Selain itu kegiatan Sertifikasi kompetensi wartawan juga bertujuan menjaga harkat dan martabat kewartawanan sebagai profesi penghasil karya intelektual, menghindari penyalahgunaan profesi, dan menempatkan wartawan pada kedudukan strategis dalam industri pers.
“Produk jurnalistik adalah karya inetelektual, proses menggali informasi sampai menyiarkan dalam bentuk berita harus berdasarkan fakta dan dapat dipertanggungjawabkan,” kata Heintje.
Seperti tujuan sertifikasi, wartawan memiliki posisi strategis dalam industri media, tidak sekadar buruh, pekerja, yang sekadar komponen pelengkap. Ruang redaksi harus diiisi oleh orang yang
memiliki kompetensi sesuai tingkatannya. “Media berperan dalam membangun dan membentuk
opini publik – bahkan menggunakan frekuensi publik di media penyiaran –harus dikelola orang
yang memiliki kompetensi,” imbuhnya.
Wartawan yang sudah mengikuti sertifikasi dan dinyatakan kompeten akan memiliki sertifikat dengan logo lambang Garuda. Sertifikat kompetensi adalah bukti bahwa mereka yang memegang sertifikat tersebut dalam bekerja sudah memenuhi standar kompetensi wartawan, dan memegang teguh kode etik jurnalistik.
Sertifikat kompetensi juga bertujuan melindungi masyarakat, agar bisa membedakan wartawan baik yang bertujuan memberitakan, sehingga patut diterima dan diberi informasi.
Daftar peserta Sertifikasi Kompetensi Wartawan Utama
1. Muhammad Sutrisno – Wakil Pemred AJTTV.com
2. Arief Eddy Purwanto – Pemred Harian-News.com
3. Suprapto Pimred – KabarOposisi
4. Bambang Priyo Wibowo –
Redpel KabarOposisi
5. Yustin Eka Rusdiana – Pemred AZ Media.CO.ID
6.Agus Zahid – Pemred MetroWilis.com
Daftar peserta Sertifikasi Kompetensi Wartawan Madya:
1.M.Habibul Ihsan – Redaktur AZ Media.co.id
2.Mat Siwando – Redaktur AZ Media.co.id
3.Sunari – Redaktur AJTTV.COM
4.Heru Santoso – Redaktur AJTTV.COM
5.Ahmad Lubis – Redaktur AJTTV.COM
6.Rahmadi I – Redaktur AJTTV.COM












