Scroll untuk baca artikel
BERITA TERBARUKABAR DAERAH

Angin Puting Beliung Sikat Plosokandang Tulungagung, Ratusan Atap Rumah di Kawasan Kampus Terbang!

99
×

Angin Puting Beliung Sikat Plosokandang Tulungagung, Ratusan Atap Rumah di Kawasan Kampus Terbang!

Sebarkan artikel ini

Salah satu rumah warga rusak akibat diterjang angin puting beliung di Desa Plosokandang Tulungagung ( Mashuri ajttv.com)

TULUNGAGUNG, AJTTV.COM – Bencana tak terduga terjadi di Desa Plosokandang, Kecamatan Kedungwaru, Tulungagung, saat umat muslim tengah melaksanakan Sholat Jumat. Angin puting beliung hebat menerjang kawasan padat penduduk tersebut, Jumat (21/11/2025), sekitar pukul 12.15 WIB.

​Momen dramatis ini terjadi ketika jamaah di dalam masjid digemparkan dengan suara gemuruh dan atap yang mulai berterbangan.

​Salah seorang warga sekaligus saksi mata, Hakim, menceritakan kepanikan yang terjadi.

​”Sekitar jam 12.15 siang lewat, ada angin puting beliung yang menerpa. Atap ini terbuka semuanya, dan ada satu jamaah tertimpa tiang penyangga,” ungkap Hakim.

Dampak Parah di Kawasan Kampus

​Plosokandang dikenal sebagai kawasan pendidikan, tempat berdirinya kampus besar seperti UIN SATU dan Universitas Bhineka PGRI, menjadikan wilayah ini padat dengan rumah kos dan pemukiman warga.

​Menurut Hakim, kerugian material sangat besar dan meluas. Angin Puting Beliung menghantam Dusun Kudusan dan Manggisan.

​“Ada ratusan rumah di sini yang terdampak, serta fasilitas umum seperti masjid dan poskamling yang terlihat rusak kehilangan atap,” tambahnya. Kerusakan masif terjadi pada rumah-rumah yang menggunakan material ringan seperti asbes dan seng.

​Pantauan di lokasi menunjukkan atap-atap rumah warga berterbangan jauh, dan satu pohon besar tampak tumbang, menambah keruwetan di tengah bencana.

​Perbaikan Mandiri dan Seruan Bantuan

​Saat ini, warga setempat telah berupaya melakukan perbaikan seadanya secara mandiri untuk menutupi atap rumah mereka yang tersapu angin. Upaya ini dilakukan di tengah kondisi ekonomi yang sulit.

​Warga berharap penuh adanya perhatian serius dari pihak berwenang.

​“Kerusakan pasca bencana sudah kami perbaiki sendiri, dan sudah dipasang seadanya. Kami harap ada perhatian berupa bantuan pemerintah, sebab ditengah ekonomi yang sulit, masyarakat Desa Plosokandang begitu membutuhkan bantuan infrastruktur,” ujar Hakim.

​Hakim secara spesifik mendesak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tulungagung untuk segera turun tangan memberikan bantuan material bagi korban yang terdampak.

​Hingga berita ini ditulis, belum ada data detail resmi dari pihak berwenang mengenai jumlah pasti korban fisik maupun taksiran kerugian total bangunan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *