Seorang bocah ditemukan tewas tenggelam di kubangan air dalam yang terletak di dekat aliran Sungai Brantas, Minggu (23/11/2025) / Istimewa
TULUNGAGUNG, AJTTV.COM – Kegembiraan bermain di hari Minggu berakhir tragis bagi DKP (10), warga Desa Aryojeding, Kecamatan Rejotangan, Tulungagung. Bocah malang ini ditemukan tewas tenggelam di kubangan air dalam yang terletak di dekat aliran Sungai Brantas, Minggu (23/11/2025).
Dari Sepeda ke Kubangan Pukul 09.00 WIB
Menurut Kasihumas Polres Tulungagung, Ipda Nanang Murdiyanto, kejadian bermula sekitar pukul 07.00 WIB ketika korban menghampiri temannya untuk bermain sepeda keliling kampung.
Pukul 09.00 WIB, korban dan temannya tiba di area Sungai Brantas dan memutuskan bermain di kubangan air yang dangkal di dekat sungai. Awalnya, mereka hanya bermain-main di tepi.
”Tidak lama kemudian mereka nekat mandi di kubangan tersebut,” kata Ipda Nanang.
Hanya berselang setengah jam, sekitar pukul 09.30 WIB, insiden mengerikan terjadi. Korban DKP tiba-tiba tenggelam dan tak mampu menyelamatkan diri.
Detik-Detik Kepanikan dan Upaya Pertolongan Warga
Rekan korban yang berhasil menyelamatkan diri langsung berteriak meminta pertolongan. Teriakan panik tersebut didengar oleh salah seorang warga.
Warga tersebut segera berlari menghampiri lokasi. Namun, karena tidak berani berenang di kubangan yang ternyata cukup dalam itu, ia berusaha keras memberikan pertolongan dengan menjulurkan batang bambu agar korban bisa meraihnya.
”Mereka tidak menyangka jika kubangan itu cukup dalam. Rekan korban berhasil menyelamatkan diri dan kemudian berteriak meminta pertolongan,” jelas Ipda Nanang.
Tak berselang lama, beberapa warga lain berdatangan. Sayangnya, saat korban berhasil dievakuasi, ia sudah dalam kondisi mengapung dan dinyatakan meninggal dunia.
Nanang menjelaskan, hasil pemeriksaan tim Inafis Polres Tulungagung dan visum luar tim medis memastikan korban meninggal dunia murni akibat tenggelam. Saat ini, jenazah DKP telah diserahkan kembali kepada keluarga untuk proses pemakaman.
Tragedi ini menjadi peringatan keras bagi orang tua dan masyarakat akan bahaya tersembunyi kubangan atau bekas galian di sekitar sungai, yang kedalamannya seringkali












