Bupati Tulungagung Gatut Sunu memberangkatkan peserta “Jawa Timur Playon Gayeng” 2025 ( Heru ajttv.com)
TULUNGAGUNG, AJTTV.COM – Minggu pagi (23/11/2025) di Gedung Olahraga (GOR) Lembu Peteng bukan hanya tentang lari, tetapi tentang getaran ekonomi, solidaritas regional, dan janji politik. Ribuan pelari dari Kediri, Blitar, Trenggalek, hingga daerah lain tumpah ruah dalam gelaran akbar “Jawa Timur Playon Gayeng” 2025.
Event yang dihelat Pemkab Tulungagung ini menjadi bukti nyata kesiapan kota ini sebagai tuan rumah kegiatan skala Provinsi.
Magnet Umrah dan Dampak Ekonomi Nyata
Dibuka langsung oleh Bupati Tulungagung, H. Gatut Sunu Wibowo, Playon Gayeng ini ditekankan sebagai momentum multi-dimensi.
”Event ini bukan hanya seru dan penuh energi, tetapi juga membawa dampak ekonomi nyata dari ribuan peserta dan pengunjung yang datang dari berbagai Daerah,” ujar Bupati Gatut Sunu.
Kehadiran ribuan peserta luar daerah dan dukungan UMKM lokal telah menjadikan event ini motor penggerak industri kreatif Tulungagung. Puncak euforia terjadi saat pengundian hadiah utama, di mana dua tiket Umrah gratis yang didampingi Wakil Ketua DPRD Jatim, Deni Wicaksono, S.Sos., sontak memicu sorotan dan semangat di tengah lautan manusia.
Bupati berharap fun run ini menjadi budaya, mendongkrak Indeks Pembangunan Olahraga, dan mewujudkan masyarakat yang sehat, kuat, dan produktif.
Janji Politik di Tengah Semangat Lari: Infrastruktur Prioritas 2026-2027
Di sela kemeriahan, Wakil Ketua DPRD Jawa Timur, Deni Wicaksono, menyoroti isu krusial yang paling banyak diserap dari masyarakat: Infrastruktur jalan.
Merespons keluhan kondisi jalan di Tulungagung, Blitar, dan daerah sekitar yang belum tuntas akibat kendala keuangan daerah, Deni memberikan sinyal kuat dari legislatif Provinsi.
”Masalah infrastruktur, khususnya perbaikan jalan, menjadi salah satu catatan penting bagi kami. Insya Allah pada 2026 dan 2027 akan menjadi prioritas. Provinsi harus hadir untuk mendengar aspirasi dan membantu kabupaten/kota,” tegas Deni di hadapan wartawan.
Pernyataan ini menegaskan bahwa kehadiran DPRD Jatim dalam kegiatan olahraga ini bukan hanya sekadar dukungan fisik, tetapi komitmen untuk memastikan pembangunan merata, seiring dengan peningkatan pelayanan pendidikan dan kesehatan.
Pesan Penutup: Komitmen di Tengah Kebersamaan
Wakil Ketua DPRD Jatim itu memberikan apresiasi tinggi atas antusiasme luar biasa peserta lintas daerah. Ia menilai Playon Gayeng yang bertepatan dengan HUT ke-80 Provinsi Jatim dan Hari Jadi ke-820 Kabupaten Tulungagung ini berhasil menjadi ajang kebersamaan yang positif.
”Keberadaan DPRD bukan hanya soal aspirasi atau program, namun juga mendukung aktivitas olahraga agar masyarakat bisa sehat walafariat. Semangat berolahraga, berlari, dan tetap sehat,” pungkas Deni, menutup event dengan pesan optimisme.
Tulungagung sekali lagi membuktikan: event besar adalah wadah promosi daerah sekaligus platform untuk menagih dan merumuskan komitmen pembangunan masa depan.












