Scroll untuk baca artikel
BERITA KRIMINALBERITA TERBARU

Polisi Amankan Pelaku Pembakaran Rumah di Tulungagung

15
×

Polisi Amankan Pelaku Pembakaran Rumah di Tulungagung

Sebarkan artikel ini

TULUNGAGUNG, AJTTV.COM  – Kepolisian berhasil mengamankan seorang pria berinisial E, warga Kecamatan Ngunut, yang diduga kuat sebagai pelaku pembakaran rumah di Desa Sambijajar, Kecamatan Sumbergempol, Tulungagung. Insiden yang terjadi pada Minggu dini hari (11/1/2026) sekitar pukul 03.30 WIB ini diduga dipicu oleh persoalan pribadi dan cemburu.

​Kapolsek Sumbergempol, AKP Mohammad Anshori, membenarkan penangkapan pelaku yang dilakukan tak lama setelah insiden tersebut. Pelaku diamankan saat masih berada di sekitar lokasi, dan tangannya terluka akibat memecahkan kaca jendela rumah korban.

​”Pelaku E telah diamankan ke Polsek Sumbergempol untuk kami proses hukum lebih lanjut. Dugaan sementara, motif pembakaran ini dilatarbelakangi adanya masalah pribadi antara pelaku dan korban,” ujar AKP M Anshori, Minggu (11/1/2026).

​Ditemukan Sisa BBM, Bukti Pembakaran Disengaja

​AKP Anshori menjelaskan, tim kepolisian langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk mencari bukti-bukti pendukung. Hasil olah TKP menguatkan dugaan bahwa kebakaran dilakukan secara sengaja.

​”Saat olah TKP, kami menemukan adanya sisa bahan bakar minyak (BBM) yang diduga digunakan pelaku untuk menyulut api. Ini memperkuat indikasi bahwa perbuatan ini direncanakan,” imbuhnya.

​Rumah yang hangus terbakar diketahui milik HI, warga Dusun Sadeng, Desa Sambijajar. Kronologi kejadian menunjukkan bahwa pelaku E mendatangi rumah korban dengan mengendarai mobil. Setelah tiba, ia merusak kaca jendela dan sempat mendatangi warung kopi di depan rumah untuk memberitahukan niatnya membakar rumah sebelum akhirnya kembali dan menyiramkan bensin lalu menyulutnya dengan korek api.

​Kendala Listrik dan Penyelamatan Anak Asuh

​Sementara itu, Kepala Seksi Operasi dan Pemadaman Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Tulungagung, Bambang Pidekso, mengatakan bahwa tim pemadam sempat terkendala saat tiba di lokasi karena jaringan listrik di sekitar rumah masih menyala.

​”Kami harus menunggu pemutusan aliran listrik terlebih dahulu demi keselamatan petugas. Namun, api berhasil kami padamkan,” kata Bambang.

​Bambang menambahkan, dari keterangan warga sekitar, aksi pembakaran tersebut erat kaitannya dengan masalah asmara. “Pemilik rumah ini punya pacar yang diduga cemburu dan marah, lalu membakar rumahnya,” jelas Bambang.

​Beruntung, meskipun pemilik rumah sedang tidak berada di lokasi saat kejadian, seorang anak asuh korban yang berada di dalam rumah berhasil menyelamatkan diri dari kobaran api. Kerugian material akibat insiden ini ditaksir mencapai ratusan juta rupiah, menghanguskan satu unit rumah beserta isinya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *