Scroll untuk baca artikel
BERITA TERBARUKABAR DAERAH

Hadiah Produktif Usia Senja, 200 Becak Listrik dari Presiden Prabowo Diserahkan ke Tukang Becak Lansia Trenggalek

10
×

Hadiah Produktif Usia Senja, 200 Becak Listrik dari Presiden Prabowo Diserahkan ke Tukang Becak Lansia Trenggalek

Sebarkan artikel ini

200 Becak Listrik dari Presiden Prabowo Diserahkan ke Tukang Becak Lansia Trenggalek ( Ari temi ajttv.com)

TRENGGALEK, AJTTV.COM – Ratusan tukang becak lanjut usia (lansia) di Kabupaten Trenggalek kini dapat bernapas lega. Sebanyak 200 unit becak listrik telah diserahkan sebagai bantuan dari Presiden ke-8 RI, Prabowo Subianto. Bantuan ini bertujuan meringankan beban kerja fisik dan memberikan aset produktif yang lebih manusiawi bagi mereka yang masih berjuang mencari nafkah.

​Penyerahan bantuan secara simbolis dilaksanakan di Pendopo Manggala Praja Nugraha, Minggu (11/1/2026). Acara tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Trenggalek, Syah Mohamad Natanegara, dan Wakil Ketua Umum Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN), Nanik S. Deyang.

​Filosofi Bantuan: Kerja Keras yang Lebih Manusiawi

​Nanik S. Deyang menjelaskan bahwa program becak listrik ini berawal dari keprihatinan Presiden Prabowo melihat kondisi para lansia yang masih harus mengayuh becak secara manual di jalanan.

​”Pak Presiden sangat tersentuh melihat para lansia harus bekerja keras di jalan. Dari situlah muncul gagasan untuk memberikan becak listrik agar mereka bisa tetap mencari nafkah dengan cara yang lebih manusiawi dan mengurangi beban fisik,” ungkap Nanik.

​Program yang awalnya dijalankan melalui Prabowo Foundation (kini Yayasan GSN) ini sudah dimulai sejak 2024. Trenggalek sendiri mendapatkan puluhan unit sebagai pilot project dan kini menerima tahap lanjutan dengan jumlah signifikan.

​”Tahun 2024 kami sudah menyerahkan 26 unit. Hari ini adalah tahap lanjutan dengan jumlah yang jauh lebih besar, yakni 200 becak listrik,” jelas Nanik, sembari memastikan bahwa bantuan tahap berikutnya akan terus disalurkan dengan prioritas utama pada kelompok usia di atas 60 tahun.

​Kemudahan Pengisian dan Peringatan Keras Pengalihan Aset

​Becak listrik ini dirancang agar mudah digunakan. Nanik menekankan bahwa pengisian dayanya sangat efisien, bahkan daya listrik rumah tangga 450 watt sudah mencukupi. Ia juga meminta pemerintah daerah memfasilitasi titik pengisian daya publik, seperti di kantor kecamatan atau Pendopo Wakil Bupati, untuk mendukung mobilitas para pengemudi.

​Terkait pengamanan aset, Nanik menitipkan pesan keras kepada Pemda agar mengawasi betul bantuan tersebut.

​”Kami menitipkan kepada pemerintah daerah agar bantuan ini benar-benar dijaga. Harapannya, tidak ada lagi becak yang dipindahtangankan atau dijual seperti kejadian sebelumnya,” tegasnya.

​Apresiasi Pemda dan Harapan Penerima

​Wakil Bupati Trenggalek, Syah Mohamad Natanegara, menyampaikan terima kasih atas kepedulian Presiden Prabowo terhadap wong cilik.

​”Pak Presiden adalah sosok yang tulus dan ikhlas memikirkan rakyat. Bantuan ini bukan hanya sekadar alat kerja, tapi merupakan bentuk perhatian negara kepada masyarakat kecil,” ujar Mas Syah.

​Ia juga berpesan kepada para penerima, termasuk Ahmad (70), salah satu lansia penerima bantuan, untuk merawat becak tersebut. “Kalau bantuan ini dirawat dan tidak dijual, tentu peluang Trenggalek mendapatkan program lanjutan akan semakin besar,” katanya.

​Ahmad, penerima becak, mengaku sangat bersyukur. “Sekarang saya tidak seberat dulu mengayuh. Terima kasih Pak Prabowo, bantuan ini sangat berarti bagi kami,” ucapnya haru.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *