Jalur Utama Malang-Kediri Sempat Lumpuh Total Akibat Longsor Payung 2/ Istimewa
KOTA BATU, AJTTV.COM – Cuaca ekstrem yang mengguyur wilayah Kota Batu pada Sabtu (17/1/2026) petang memicu serangkaian bencana. Kawasan strategis Payung 2 di Kelurahan Songgokerto sempat lumpuh total setelah material longsor setinggi 15 meter menutup jalur utama yang menghubungkan Malang dengan Kediri dan Jombang.
Hujan dengan intensitas tinggi yang turun sejak sore hari membuat kondisi tanah di tebing Jalan Trunojoyo menjadi jenuh. Akibatnya, sekitar pukul 18.30 WIB, tebing selebar 10 meter ambrol ke badan jalan, membawa serta material batu dan pepohonan.
Dua Kali Longsor dalam Semalam
Situasi sempat memanas ketika proses pembersihan awal baru saja dimulai. Sekitar 30 menit pasca kejadian pertama, longsor susulan kembali terjadi di lokasi yang sama dengan volume material yang lebih besar.
Plt. Kepala Pelaksana BPBD Kota Batu, Suwoko, mengonfirmasi bahwa penanganan harus dilakukan dengan ekstra hati-hati. “Longsoran menutup saluran drainase dan separuh badan jalan. Tim gabungan dari BPBD, TNI, Polri, serta relawan bekerja cepat di tengah sisa guyuran hujan untuk membuka akses jalan,” jelas Suwoko pada Minggu (18/1/2026).
Setelah melalui proses pembersihan intensif menggunakan bantuan alat berat, jalur penghubung antar-kabupaten tersebut kini telah dinyatakan aman. “Saat ini arus lalu lintas sudah kembali normal di kedua arah. Kami bersyukur tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini,” tambahnya.
Pohon Tumbang di Gunungsari
Bencana tidak hanya terjadi di Songgokerto. Sekitar pukul 20.00 WIB, hujan angin juga merobohkan sebuah pohon pinus sepanjang 20 meter di kawasan Jalan Gunung Banyak, Desa Gunungsari, Kecamatan Bumiaji.
Pohon dengan lingkar batang mencapai 30 sentimeter tersebut sempat menutup akses jalan menuju destinasi wisata Gunung Banyak. Namun, kecepatan personel di lapangan memastikan material pohon segera dipangkas dan disingkirkan sebelum terjadi kemacetan panjang.
Imbauan Bagi Pengendara
BPBD Kota Batu kembali mengeluarkan peringatan bagi para pengendara yang melintasi kawasan perbukitan seperti Jalur Payung dan Bumiaji. Kondisi geografis Kota Batu yang berbukit menjadikannya rawan longsor susulan saat cuaca ekstrem melanda.
”Tetap waspada, terutama saat melintas di bawah tebing atau deretan pohon besar saat hujan deras disertai angin kencang,” pungkas Suwoko.












