Scroll untuk baca artikel
BERITA TERBARUKABAR DAERAH

Tragedi Maut di Besuki Tulungagung, Motor Tabrak Tugu KM, Satu Nyawa Melayang

10
×

Tragedi Maut di Besuki Tulungagung, Motor Tabrak Tugu KM, Satu Nyawa Melayang

Sebarkan artikel ini

Motor Tabrak Tugu KM, Satu Nyawa Melayang ( Anang Yulianto ajttv.com)

TULUNGAGUNG, AJTTV.COM – Keheningan siang di Jalan Raya Desa Tanggulkundung, Kecamatan Besuki, seketika pecah. Sebuah kecelakaan tunggal merenggut nyawa pada Kamis (22/01/2026) sekitar pukul 13.30 WIB. Diduga akibat kantuk yang tak tertahankan (microsleep), sebuah sepeda motor menghantam tugu kilometer (KM) di bahu jalan dengan sangat keras.

​Insiden ini melibatkan sepeda motor Honda Blade bernopol AG 4771 QH yang dikendarai oleh Budianto (66), seorang purnawirawan asal Desa Tanggulturus, yang saat itu tengah membonceng seorang warga setempat bernama Tika.

Kronologi: Hilang Kendali di Kecepatan Tinggi

​Berdasarkan keterangan dari Kasat Lantas Polres Tulungagung, M. Taufik Nabila, kendaraan tersebut melaju dari arah utara menuju selatan. Saksi mata di lokasi menyebutkan motor melaju dengan kecepatan cukup tinggi sebelum akhirnya kehilangan arah.

​”Sesampainya di titik kejadian, diduga pengendara mengalami kantuk berat sehingga motor oleng tak terkendali ke sisi kiri jalan,” ungkap AKP Taufik.

​Nahas, motor yang meluncur bebas itu langsung menghantam dompal atau tugu kilometer di pinggir jalan. Benturan keras tersebut menyebabkan motor ringsek dan membuat kedua korban terpental.

​Satu Korban Jiwa, Pengendara Luka Berat

​Dampak dari kecelakaan tersebut sangat fatal. Penumpang motor Tika, dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian akibat luka parah yang dideritanya. Sementara sang pengendara, Budianto, dilarikan ke RS Muhammadiyah Bandung dalam kondisi luka serius di bagian kepala untuk mendapatkan tindakan medis darurat.

​Petugas dari Unit Gakkum Satlantas Polres Tulungagung bersama Polsek Besuki segera melakukan olah TKP dan mengamankan barang bukti kendaraan untuk penyidikan lebih lanjut.

​Pesan Tegas Satlantas: Jangan Lawan Kantuk

​Menanggapi peristiwa memilukan ini, Satlantas Polres Tulungagung kembali mengingatkan masyarakat akan bahaya microsleep atau tertidur sesaat saat berkendara.

​”Kami mengimbau dengan sangat, jika fisik sudah lelah atau mata mulai mengantuk, tolong jangan dipaksakan. Berhenti dan beristirahatlah. Nyawa jauh lebih berharga daripada waktu perjalanan Anda,” tegas AKP Taufik.

​Kecelakaan ini menjadi pengingat pahit bagi para pengguna jalan di wilayah Tulungagung untuk selalu memastikan kondisi fisik prima sebelum memegang kemudi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *