Scroll untuk baca artikel
BERITA TERBARUKABAR DAERAH

Pemasangan Balok Tol Kediri-Tulungagung Dimulai, Jalan Suparjan Mangun Wijaya Ditutup Total 4 Hari!

3
×

Pemasangan Balok Tol Kediri-Tulungagung Dimulai, Jalan Suparjan Mangun Wijaya Ditutup Total 4 Hari!

Sebarkan artikel ini

Pemasangan Balok Tol Kediri-Tulungagung Jalan Suparjan Mangun Wijaya Ditutup ( Lubis Murtono ajttv.com)

KEDIRI, AJTTV.COM – Akses utama di Jalan Suparjan Mangun Wijaya, Kota Kediri, resmi ditutup total mulai Kamis (22/01/2026) pagi. Penutupan ini dilakukan guna menunjang percepatan proyek strategis nasional, yakni pemasangan erection girder (balok penyangga) jalan tol Kediri-Tulungagung.

​Kepala Dinas Perhubungan Kota Kediri, Arief Cholisudin, menjelaskan bahwa isolasi jalur ini akan berlangsung selama empat hari, hingga Minggu (26/01/2026) tengah malam. “Target kami Senin pagi jalur sudah normal kembali. Namun, jika pengerjaan selesai lebih cepat, jalan akan kami buka lebih awal,” ungkap Cholis.

​Panduan Rekayasa Lalu Lintas: Bus dan Kendaraan Pribadi

​Guna menghindari penumpukan kendaraan di titik proyek, Dishub Kota Kediri bersama Satlantas Polres Kediri Kota telah menyiapkan skema rekayasa lalu lintas.

Bus dari Arah Tulungagung Wajib masuk ke Terminal Tamanan, kemudian berputar ke timur melalui Jalan Yos Sudarso menuju arah Surabaya.

Bus dari Arah Surabaya Tidak wajib masuk Terminal Tamanan. Penumpang bisa langsung diarahkan melalui Jalan Diponegoro (jalur Ngronggo) menuju Tulungagung.

​Kendaraan Pribadi Diimbau menghindari area proyek dan beralih menggunakan Jalan Kawi atau Jalan Veteran sebagai jalur alternatif utama.

Pengguna Transportasi Umum Masyarakat yang biasa menunggu bus di Jalan Suparjan Mangun Wijaya atau Jalan Ahmad Dahlan disarankan berpindah ke kawasan Jalan Yos Sudarso sisi utara.

​Imbauan Keselamatan

​Dishub menekankan bagi pengusaha angkutan barang dan kendaraan bermuatan besar untuk benar-benar mematuhi rute yang telah ditentukan. Petugas gabungan dari Dishub, kepolisian, dan pelaksana proyek (LMA) akan bersiaga penuh di lapangan untuk melakukan patroli dan pengamanan.

​”Kami meminta masyarakat merencanakan perjalanannya dengan baik. Patuhi rambu-rambu dan ikuti arahan petugas di lapangan demi kelancaran dan keselamatan bersama,” pungkas Cholis.

​Penutupan ini merupakan fase krusial dalam menyambungkan konektivitas antara Kediri dan Tulungagung melalui jalur bebas hambatan yang dinantikan masyarakat Jawa Timur.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *