Rumah Lamij0 warga Dusun Karangnongko, Desa Gebang, Kecamatan Pakel, ludes terbakar pada Selasa siang (27/01/2026)/ istimewa
TULUNGAGUNG, AJTTV.COM – Insiden kebakaran kembali melanda pemukiman warga di Kabupaten Tulungagung. Gara-gara membakar sampah tanpa pengawasan, sebuah dapur rumah milik Lamij0 warga di Dusun Karangnongko, Desa Gebang, Kecamatan Pakel, ludes terbakar pada Selasa siang (27/01/2026).
Api yang semula kecil dengan cepat merambat ke pagar bambu hingga menjalar ke struktur bangunan dapur, menyebabkan kerugian material yang ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.
Kronologi Kejadian
Peristiwa bermula sekitar pukul 13.00 WIB. Berdasarkan keterangan di lapangan, pemilik rumah sedang membakar sampah di area belakang. Naas, api ditinggalkan begitu saja saat pemilik beraktivitas di bagian depan rumah. Cuaca yang panas dan hembusan angin membuat api merambat ke pagar bambu kering hingga akhirnya menyambar bangunan dapur.
Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) yang menerima laporan pada pukul 13.24 WIB langsung bergerak cepat. Menggunakan satu unit armada pemadam, dua unit water supply, dan satu unit Panther operasional, petugas tiba di lokasi sepuluh menit kemudian untuk melakukan pemadaman intensif.
Penyelamatan dan Kerugian
Proses pemadaman yang dibantu personel Koramil dan Polsek Pakel berlangsung dramatis guna mencegah api merembet ke bangunan utama rumah. Api baru benar-benar dapat dijinakkan dan melalui tahap pembasahan pada pukul 14.10 WIB.
Kabid Damkar dan Penyelamatan Satpol PP Tulungagung, Bambang Pidekso, mengonfirmasi bahwa tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. Namun, bangunan dapur mengalami kerusakan sedang dengan estimasi kerugian cukup besar.
”Beruntung tidak ada korban jiwa, namun kerugian material diperkirakan mencapai Rp30 juta. Kami mengerahkan kekuatan penuh untuk memastikan api tidak menyentuh bangunan inti rumah,” ungkap Bambang Pidekso,Rabu (28/1/2026).
Himbauan bagi Masyarakat
Bambang Pidekso juga kembali mengingatkan masyarakat agar tidak meremehkan aktivitas membakar sampah, terutama di lahan yang berdekatan dengan material mudah terbakar.
”Kami menghimbau warga agar ekstra waspada. Jangan pernah meninggalkan api dalam keadaan menyala tanpa pengawasan, apalagi jika di dekatnya ada pagar bambu atau bangunan kayu. Kelalaian kecil bisa berakibat fatal,” pungkasnya.












