Scroll untuk baca artikel
BERITA TERBARUKABAR DAERAH

Pohon Trembesi Raksasa Timpa Rumah Warga Bono Tulungagung

15
×

Pohon Trembesi Raksasa Timpa Rumah Warga Bono Tulungagung

Sebarkan artikel ini

Pohon Trembesi Raksasa Timpa Rumah Warga Bono/ Istimewa

TULUNGAGUNG, AJTTV.COM– Sebuah pohon trembesi berusia tua dengan diameter mencapai satu meter tumbang dan menghantam rumah milik Winaryo, warga Dusun Cluwok, Desa Bono, Kecamatan Boyolangu. Peristiwa yang terjadi pada Rabu (28/1/2026) sore ini memicu kerusakan berat pada bagian atap utama bangunan.

​Hingga Kamis (29/1/2026) pagi, puluhan petugas gabungan dari BPBD Tulungagung, TNI/Polri, serta warga setempat masih berjibaku memotong batang pohon berukuran raksasa tersebut.

Evakuasi Butuh Waktu Seharian

​Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Tulungagung, Teguh Abianto, mengungkapkan bahwa proses pembersihan tidak bisa dilakukan seketika saat kejadian karena kendala cuaca dan besarnya ukuran pohon.

​”Pohon ini tingginya sekitar 15 meter dengan diameter satu meter. Kami mengerahkan tim Dalops untuk pemotongan bertahap menggunakan gergaji mesin. Target kami, hari ini (Kamis) seluruh pembersihan selesai,” ujar Teguh di lokasi kejadian.

Meskipun petugas sempat mengalami kesulitan karena posisi pohon yang melintang di atas atap, semangat gotong royong warga dan aparat membuat proses evakuasi berjalan lancar sedikit demi sedikit.

Dukungan Material untuk Korban

​Akibat kejadian ini, rumah Winaryo menjadi satu-satunya bangunan yang terdampak di wilayah tersebut. Kerusakan paling parah terlihat pada struktur atap dan genteng yang hancur tertindih dahan besar.

​Sebagai langkah penanganan pascabencana, BPBD Tulungagung berkomitmen untuk memberikan bantuan logistik bagi korban.

“Setelah pembersihan selesai, kami akan menginventarisasi kerusakan. BPBD akan menyalurkan bantuan material, terutama genteng, untuk meringankan beban pemilik rumah,” tambah Teguh.

Laporan Bencana Lain di Sukorejo Wetan

​Selain insiden di Desa Bono, BPBD mencatat kejadian serupa di waktu yang hampir bersamaan di Desa Sukorejo Wetan, Kecamatan Rejotangan. Namun, kerusakan di lokasi tersebut dipicu oleh luapan banjir yang sempat masuk ke pemukiman. Beruntung, air dilaporkan cepat surut dan tingkat kerusakan tergolong ringan dibandingkan insiden pohon tumbang di Boyolangu.

​BPBD kembali mengingatkan masyarakat agar memangkas dahan pohon yang terlalu rimbun di dekat hunian guna mengantisipasi ancaman angin kencang yang masih berpotensi terjadi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *