Scroll untuk baca artikel
BERITA TERBARUKABAR DAERAH

TRAGIS! Pemilik Warung di Gondang Tulungagung Ditemukan Tewas Sambil Genggam Kabel Listrik

24
×

TRAGIS! Pemilik Warung di Gondang Tulungagung Ditemukan Tewas Sambil Genggam Kabel Listrik

Sebarkan artikel ini

Samsodin Pemilik Warung di Gondang Tulungagung Ditemukan Tewas Sambil Genggam Kabel Listrik/ Istimewa

TULUNGAGUNG, AJTTV.COM – Warga Dusun Salam, Desa Notorejo, Kecamatan Gondang mendadak gempar. Samsodin (61), seorang wiraswasta yang dikenal tinggal seorang diri, ditemukan tak bernyawa dalam posisi mengenaskan pada Selasa (03/02/2026) sore sekitar pukul 16.00 WIB.

​Korban ditemukan tergeletak telentang dengan tangan yang masih menggenggam erat kabel listrik di area samping rumahnya.

Kronologi Penemuan: Warung Terkunci Jadi Tanda Tanya

​Insiden memilukan ini pertama kali terungkap saat seorang saksi bernama Suratin berniat membeli barang di warung milik korban. Curiga karena pintu warung terkunci rapat tak seperti biasanya, saksi mencoba mencari korban ke area belakang rumah.

​Langkah kaki saksi terhenti saat melihat tubuh korban sudah kaku tak bergerak di sisi barat rumah.

​”Saksi menemukan korban dalam kondisi telentang, kepala menghadap ke timur, dan tangan masih memegang kabel listrik,” ungkap Kapolsek Gondang, AKP Ahmad Makali, Rabu.

​Diduga Alami Gangguan Jiwa Selama 25 Tahun

​Berdasarkan keterangan pihak keluarga, korban diketahui memiliki riwayat gangguan kejiwaan (ODGJ) yang sudah dideritanya selama kurang lebih seperempat abad. Selama ini, Samsodin memang memilih untuk hidup menyendiri.

​Tim medis dari Puskesmas Tiudan yang tiba di lokasi langsung melakukan pemeriksaan luar. Hasilnya, petugas memastikan tidak ada tanda-tanda kekerasan fisik pada tubuh korban. Kematian murni disebabkan oleh sengatan arus listrik (elektrisitas).

​Keluarga Ikhlas, Situasi Kondusif

​Petugas kepolisian telah mengamankan sejumlah barang bukti dari lokasi kejadian, di antaranya Satu utas kabel listrik warna hitam dan ​Pakaian terakhir yang dikenakan korban (kaus kuning dan celana pendek biru).

​”Pihak keluarga sudah menerima kejadian ini sebagai musibah murni. Saat ini situasi di lokasi sudah aman dan kondusif,” tegas AKP Ahmad Makali.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *