Alfamart Ringinpitu Tulungagung Dibobol dan Gasak 2.700 Item Barang/ Ist
TULUNGAGUNG, AJTTV.COM – Aksi pencurian dengan pemberatan (Curat) menyasar toko modern Alfamart di Desa Ringinpitu, Kecamatan Kedungwaru, Selasa (10/2/2026). Pelaku yang diduga sudah profesional ini tidak hanya menguras ribuan barang dagangan, tetapi juga membawa kabur otak rekaman CCTV (DVR) untuk menghilangkan jejak.
Peristiwa ini pertama kali terendus sekitar pukul 07.00 WIB saat karyawan toko, Feri Agus Setiawan, hendak memulai operasional rutin. Namun, ia justru disambut kondisi dalam toko yang sudah porak-poranda.
Lubangi Tembok Belakang: Modus “Tikus” Profesional
Hasil olah TKP mengungkapkan fakta mengejutkan. Pelaku diduga masuk dengan cara membobol atau melubangi tembok bagian belakang toko. Strategi ini membuat aksi mereka tidak terdeteksi dari bagian depan yang terpantau jalan raya.
Kapolsek Kedungwaru, AKP Karnoto, mengonfirmasi bahwa pelaku sangat cerdik dengan mengincar ruang gudang terlebih dahulu untuk mencopot perangkat DVR CCTV.
”Kondisi etalase acak-acakan. Setelah dicek, DVR CCTV di gudang hilang. Kami juga menemukan lubang di tembok belakang yang menjadi akses masuk pelaku,” jelas AKP Karnoto, Rabu (11/2/2026).
Jarah Ribuan Barang: Dari Susu Bayi hingga Rokok Elektrik
Bukan sekadar pencurian kecil, total barang yang digondol mencapai angka fantastis, yakni 2.719 item. Para pelaku tampaknya sangat selektif dengan mengincar barang-barang yang mudah dijual kembali dengan harga tinggi.
Daftar barang yang raib meliputi Ratusan bungkus rokok konvensional dan rokok elektrik (Pod), Berbagai merek kosmetik dan obat-obatan, Susu bayi berbagai merek dan kaleng biskuit dan Puluhan botol minuman ringan.
Penyelidikan Intensif Unit Reskrim
Pihak manajemen Alfamart langsung melaporkan kejadian ini ke Mapolsek Kedungwaru. Meski jejak digital (CCTV) dihilangkan oleh pelaku, polisi tetap melakukan penyelidikan mendalam melalui olah TKP dan pemeriksaan saksi-saksi.
”Unit Reskrim sudah bergerak. Kami telah mengamankan lokasi dan mengumpulkan bukti-bukti di lapangan untuk memburu para pelaku,” pungkas AKP Karnoto.
Kerugian total akibat insiden ini masih dalam proses audit mendalam, namun diperkirakan mencapai angka puluhan juta rupiah mengingat banyaknya jumlah barang yang hilang.












