Scroll untuk baca artikel
BERITA TERBARUKABAR DAERAH

Lantai Dua Rumah Warga Dawuhan Trenggalek Ludes Terbakar

5
×

Lantai Dua Rumah Warga Dawuhan Trenggalek Ludes Terbakar

Sebarkan artikel ini

Rumah Warga Dawuhan Trenggalek Ludes Terbakar/ BEST AJTTV.COM

TRENGGALEK, AJTTV.COM – Kepulan asap hitam membumbung tinggi di langit Desa Dawuhan, Kecamatan Trenggalek, pada Jumat siang (20/02/2026). Sebuah rumah milik Kasiyanto yang berlokasi di Dusun Cari RT 09 RW 03, nyaris rata dengan tanah setelah si jago merah mengamuk akibat korsleting listrik.

​Meski bangunan lantai dua hangus tak bersisa, gerak cepat petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Trenggalek patut diacungi jempol karena berhasil melokalisir api sebelum merembet ke pemukiman padat penduduk.

Kronologi: Saksi Lihat Api Membumbung Saat Siang Bolong

​Insiden bermula sekira pukul 11.58 WIB. Tetangga korban dikagetkan dengan munculnya api yang tiba-tiba membesar dari arah lantai dua rumah korban. Teriakkan histeris warga memecah keheningan siang itu, memancing puluhan warga untuk membantu memadamkan api dengan peralatan seadanya sebelum bantuan profesional tiba.

​Kasat Pol-PPK Kabupaten Trenggalek, Habib Solehudin, mengungkapkan bahwa pihaknya bergerak secepat kilat setelah menerima laporan pukul 12.03 WIB.

​“Tim hanya butuh waktu 11 menit untuk tiba di lokasi. Sebanyak 15 personel kami terjunkan langsung untuk menjinakkan api yang saat itu sudah berkobar hebat di bagian atas rumah,” jelas Habib.

Pertempuran 78 Menit Melawan Api

​Bukan perkara mudah memadamkan kebakaran di area padat. Petugas mengerahkan dua unit mobil pemadam dan satu unit water supplier dengan total pasokan air mencapai 20 ribu liter. Setelah berjibaku selama kurang lebih 78 menit, api akhirnya dinyatakan padam sepenuhnya pada pukul 13.33 WIB.

​Berdasarkan hasil investigasi, penyebab utama kebakaran adalah korsleting pada panel listrik di lantai dua. Panas berlebih pada kabel diduga memicu percikan api yang langsung menyambar material mudah terbakar di sekitarnya.

​Ratusan Juta Rupiah Melayang

​Bangunan seluas 12 x 8 meter tersebut mengalami kerusakan parah dengan taksiran kerugian mencapai lebih dari Rp 100 juta. Namun, keberhasilan petugas dalam melokalisir api membuat aset lain senilai kurang lebih Rp 200 juta berhasil diselamatkan dari amukan api.

​“Kami imbau masyarakat untuk rutin mengecek instalasi listrik. Jangan abai pada kabel yang sudah usang atau panel yang tidak standar, karena dampaknya bisa sangat fatal seperti ini,” tegas Habib Solehudin.

​Kini, pemilik rumah hanya bisa pasrah melihat bagian atas rumahnya menghitam, sementara petugas PLN dan kepolisian masih berjaga di lokasi untuk memastikan area benar-benar aman dari sisa bara api.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *