Aksi Mahasiswa Desak DPRD Tulungagung ( anang yulianto ajttv.com)
TULUNGAGUNG, AJTTV.COM – Gedung DPRD Tulungagung menjadi saksi bisu kemarahan publik pada Kamis (23/4/2026). Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Tulungagung Bergerak mendesak para wakil rakyat untuk tidak lagi bersikap pasif terhadap skandal korupsi yang menjerat Bupati nonaktif, Gatut Sunu Wibowo.
Aksi yang diwarnai dengan pembakaran ban bekas ini membawa dua tuntutan utama: evaluasi total terhadap fungsi pengawasan DPRD dan desakan pada KPK untuk menuntaskan akar korupsi di lingkungan Pemkab Tulungagung.
Ketua PC PMII Tulungagung, M. Ahsanur Rizqi, menegaskan bahwa DPRD telah kehilangan taringnya. “Dewan ini kerjanya lemot! Anggaran rawan korupsi kok diam saja. Harus jadi garda terdepan, bukan penonton,” ujarnya di lokasi aksi. Selain itu, mahasiswa juga menyoroti adanya dugaan nepotisme dalam penempatan Kepala OPD di BKPSDM yang dianggap tidak berbasis kompetensi.
Menanggapi hal tersebut, anggota DPRD Asrori mengakui adanya kekecewaan yang dirasakan masyarakat. Ia berjanji akan mengawal tuntutan ini, meskipun mengaku bahwa pola korupsi yang dilakukan bupati berada di luar jangkauan deteksi legislatif.












