Wakapolres Trenggalek gelar apel pagi yang berlangsung di halaman Mapolres, Senin (11/05/2026) / Istimewa
TRENGGALEK, AJTTV.COM – Kesiapsiagaan personel Polres Trenggalek kini berada di bawah “radar” ketat. Tak main-main, jargon “Panca Siap” kini bukan sekadar pajangan, melainkan harga mati bagi seluruh jajaran demi menjamin rasa aman masyarakat Bumi Menak Sopal.
Hal ini ditegaskan langsung oleh Kapolres Trenggalek AKBP Ridwan Maliki melalui Wakapolres Kompol Herlianto dalam apel pagi yang berlangsung di halaman Mapolres, Senin (11/05/2026).
Dalam arahannya, Kompol Herlianto membeberkan fakta mengejutkan mengenai pengujian diam-diam (stress test) yang dilakukan Kapolres terhadap Call Center 110. Hasilnya? Cukup impresif.
”Beberapa hari lalu Kapolres menguji kecepatan Call Center 110. Alhamdulillah, dalam 10 menit petugas sudah berada di TKP. Ini adalah cerminan responsifitas yang harus dipertahankan,” tegas Kompol Herlianto di hadapan ratusan personel.
Bukan hanya soal kecepatan, Wakapolres menekankan konsep Panca Siap sebagai pilar operasional, yakni Siap Diri (Personel), Siap Mako (Markas Komando), Siap Data, Siap Operasional dan Siap Siaga.
Ia mengingatkan bahwa paradigma baru Polri menuntut personel untuk bertindak tegas namun tetap humanis. SPKT dan layanan 110 menjadi garda terdepan yang tidak boleh lagi dipersulit dengan birokrasi yang berbelit.
Menutup arahannya, perwira dengan satu melati di pundak ini memberikan peringatan keras kepada seluruh anggota agar tidak terlena dengan capaian yang ada.
”Sebagaimana slogan yang kita gaungkan: Bekerja untuk ibadah, mengabdi untuk masyarakat. Tidak ada lagi yang lambat-lambat. Respon cepat adalah tolok ukur profesionalisme kita!” pungkasnya dengan nada tegas.












