TULUNGAGUNG, AJTTV.COM — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung terus mempercepat pelaksanaan program Cek Kesehatan Gratis (CKG). Menyusul arahan dari Plt Bupati Tulungagung untuk segera mendongkrak capaian program, Dinas Kesehatan (Dinkes) kini membidik kalangan pelajar sebagai sasaran utama dalam waktu dekat.
Dinkes Tulungagung saat ini tengah mematangkan mekanisme pelaksanaan CKG secara serentak dengan melibatkan lintas sektor, khususnya dunia pendidikan. Program ini dijadwalkan menyasar sekolah-sekolah secara bertahap setelah seluruh rangkaian kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) rampung.
Kolaborasi Lintas Sektor Pasca-MPLS
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung, Desi Lusiana Wardani, menegaskan bahwa pemeriksaan kesehatan massal di tingkat sekolah akan segera digulirkan secara serentak di seluruh wilayah Kabupaten Tulungagung.
”Soal CKG, nanti akan kita kejar target. Rencananya akan kita lakukan serentak se-Kabupaten Tulungagung. Mekanismenya masih akan kita bahas bersama lintas sektor, termasuk dengan sekolah-sekolah. Karena tidak bisa dilaksanakan saat MPLS, nanti kita atur setelah itu,” ujar Desi, Rabu (15/7).
BACA JUGA : Pukul Gong, Dandim Tulungagung Resmi Buka Karya Bhakti TNI 2026, Percepat Pembangunan Jalan di Desa Wonorejo
Desi menambahkan, pemeriksaan kesehatan bagi siswa sebenarnya bukan hal baru karena sudah menjadi agenda rutin melalui Usaha Kesehatan Sekolah (UKS). Namun, kali ini intensitas dan skalanya ditingkatkan demi mempercepat pemenuhan target CKG daerah.
”Perintah Pak Plt Bupati agar segera dilaksanakan sehingga capaian kita bisa lebih tinggi. Setelah sasaran anak sekolah selesai, baru kita fokus ke masyarakat umum yang belum masuk dalam sasaran Posyandu balita, Posyandu lansia, maupun layanan kesehatan lainnya,” jelasnya.
Target 46 Persen Populasi Tulungagung
Hingga pertengahan tahun ini, data statistik mencatat capaian CKG di Kabupaten Tulungagung masih berada di bawah angka 20 persen. Namun, Desi mengklarifikasi bahwa angka tersebut belum menggambarkan realita utuh di lapangan.
Banyak tindakan pemeriksaan yang sudah selesai dilakukan oleh petugas kesehatan, tetapi belum terinput ke dalam sistem pelaporan.
Beberapa kendala teknis yang dihadapi di antaranya
Tingginya kesibukan pelayanan harian petugas medis,
Kendala jaringan internet (sinyal) di beberapa wilayah puskesmas pembantu.
Untuk tahun ini, Pemkab Tulungagung mematok target yang cukup besar, yakni menyasar minimal 46 persen dari total sekitar 1,1 juta penduduk untuk mendapatkan layanan CKG.






