Scroll untuk baca artikel
BERITA TERBARUKABAR DAERAH

Bentrokan Pesilat di Rejotangan Tulungagung: Remaja 17 Tahun Dibacok, Sepeda Motor Hangus Dibakar

57
×

Bentrokan Pesilat di Rejotangan Tulungagung: Remaja 17 Tahun Dibacok, Sepeda Motor Hangus Dibakar

Sebarkan artikel ini
Foto : Petugas kepolisian saat mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) pembakaran sepeda motor oleh kelompok diduga perguruan silat di Desa Tegalrejo, Kecamatan Rejotangan, Tulungagung. (Istimewa)

TULUNGAGUNG, AJTTV.COM — Bentrokan antarkelompok perguruan silat kembali pecah di Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur. Insiden berdarah yang terjadi di area utara lapangan voli Desa Tegalrejo, Kecamatan Rejotangan, pada Sabtu (22/8/2026) subuh tersebut mengakibatkan seorang remaja menderita luka bacok serius dan satu unit sepeda motor hangus dibakar massa.

​Peristiwa nahas itu menimpa GIM (17), remaja asal Kecamatan Rejotangan. Ia terpaksa dilarikan ke rumah sakit di Blitar akibat luka sabetan senjata tajam pada bagian siku dan punggung kanan yang membutuhkan penanganan jahitan medis.

​Kejadian bermula sekitar pukul 04.30 WIB ketika GIM berboncengan dengan temannya, FIFH (18), hendak pulang usai menghadiri sebuah acara di Desa Tegalrejo. Namun, langkah mereka terhenti setelah mendadak dihadang oleh sekelompok massa dari perguruan silat lain.

BACA JUGA : Gempa M 7,7 Guncang NTT, LMI Kerahkan Tim dan Buka Posko di Sejumlah Wilayah

​Orang tua FIFH, berinisial H (45), menceritakan bahwa sejumlah rekan korban sempat memutar balik kendaraan untuk meloloskan diri. Sayangnya, posisi GIM dan FIFH sudah terdesak sehingga tidak sempat melarikan diri dari serbuan massa.

​Dalam kondisi terdesak, GIM terkena sabetan senjata tajam. Kedua remaja tersebut akhirnya memilih menyelamatkan diri dengan berlari meninggalkan sepeda motor Honda Vario berplat nomor AG 2863 RFZ di lokasi kejadian. Massa yang beringas kemudian membakar sepeda motor milik FIFH hingga tak berbentuk.

​Kai Humas Polres Tulungagung, Iptu Nanang Murdiyanto, membenarkan adanya peristiwa bentrokan dan penganiayaan berat tersebut. Pihaknya menyatakan telah menerima laporan resmi dari keluarga korban dan tengah mengusut tuntas para pelaku yang terlibat.

BACA JUGA : Tiba di Kalimantan Barat, Presiden Prabowo Langsung Pimpin Rapat Penanganan Karhutla

​”Iya kasusnya sudah ditangani. Penyidik masih melakukan pendalaman, menerima laporan dari pihak korban, dan mengumpulkan keterangan saksi untuk mengidentifikasi serta mengungkap para pelaku,” tegas Iptu Nanang saat dikonfirmasi, Senin (24/8/2026).

​Pihak keluarga korban berharap aparat kepolisian bertindak cepat dan tegas dalam menangkap para pelaku pembacokan serta pembakaran kendaraan tersebut agar diproses sesuai dengan hukum yang berlaku.