Scroll untuk baca artikel
BERITA TERBARUKABAR DAERAH

Terdesak Masalah Utang dan Pinjol, Pemuda di Rejotangan Tulungagung Ditemukan Meninggal

95
×

Terdesak Masalah Utang dan Pinjol, Pemuda di Rejotangan Tulungagung Ditemukan Meninggal

Sebarkan artikel ini

​TULUNGAGUNG, AJTTV.COM — Seorang pemuda berinisial FYP (20), warga Desa Jatidowo, Kecamatan Rejotangan, Kabupaten Tulungagung, ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya pada Selasa (15/9/2026) sekitar pukul 11.05 WIB. Kejadian ini diduga kuat dipicu oleh tekanan ekonomi akibat masalah utang dan pinjaman online (pinjol).

​Peristiwa tragis tersebut terungkap setelah korban sempat melakukan komunikasi melalui video call dengan rekannya. Dalam percakapan itu, korban mengungkapkan rasa putus asa terkait beban utang yang dihadapinya.

​Khawatir dengan kondisi korban, saksi meminta rekannya yang lain untuk mengecek ke rumah FYP. Saat didatangi sekitar pukul 11.05 WIB, korban ditemukan sudah dalam keadaan tidak bernyawa.

Baca Juga : Polda Banten Tetapkan Pengusaha MPS Jadi Tersangka

​Kapolsek Rejotangan, AKP Kasianto, membenarkan kejadian tersebut. Pihaknya bersama Tim Inafis Polres Tulungagung dan petugas medis Puskesmas Banjarejo langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

​”Dari pemeriksaan yang dilakukan, tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan maupun kekerasan pada tubuh korban. Hasil pemeriksaan medis dan Tim Inafis menyimpulkan korban meninggal akibat gantung diri,” terang AKP Kasianto.

​Diduga Tertekan Cicilan Pinjol

​Berdasarkan keterangan warga dan pihak keluarga, sehari-hari korban bekerja sebagai pembersih peralatan makan di SPPG Tenggur serta memelihara kambing. Korban diketahui sedang menanggung beban pembayaran utang, termasuk pinjaman online dengan nilai angsuran yang cukup besar.

​Di lokasi kejadian, polisi mengamankan barang bukti berupa satu unit ponsel milik korban dan kain yang digunakan dalam peristiwa tersebut. Pihak keluarga menyatakan telah menerima peristiwa ini sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi.

​Atas kejadian ini, AKP Kasianto mengimbau masyarakat untuk lebih peka terhadap kondisi keluarga maupun lingkungan sekitar yang sedang mengalami masalah berat.

Baca Juga : Bisnis Konveksi Plt Bupati Tulungagung Kena Musibah, Barang senilai Rp105 Juta Tenggelam di Kapal Virgo Transport 8

​”Apabila ada keluarga, teman, atau orang di sekitar kita yang sedang menghadapi persoalan berat dan menunjukkan tanda-tanda putus asa, jangan dibiarkan sendiri. Segera berikan pendampingan dan hubungi pihak yang dapat memberikan bantuan,” imbaunya.

​Kontak Bantuan & Layanan Pencegahan Suisida

Masalah kesehatan jiwa atau tekanan hidup dapat dialami siapa saja. Jika Anda atau kerabat mengalami depresi, kecemasan, atau pikiran untuk mengakhiri hidup, segera hubungi layanan kesehatan atau berkonsultasi ke psikolog/psikiater terdekat.

Layanan darurat Kemenkes (Sandi Jiwa): Hotline 119 ext. 8.