ARTIKEL TERBARUKABAR DAERAH

Kebakaran Rumah di Aryojeding Tulungagung, Diduga Akibat Korsleting Listrik

×

Kebakaran Rumah di Aryojeding Tulungagung, Diduga Akibat Korsleting Listrik

Sebarkan artikel ini
Caption: Petugas Damkar Tulungagung berjibaku memadamkan sisa-sisa api di ruang depan rumah warga Desa Aryojeding, Kecamatan Rejotangan, yang diduga terbakar akibat korsleting listrik, Senin (26/10/2026).

TULUNGAGUNG, AJTTV.COM — Sebuah rumah milik warga di Desa Aryojeding, Kecamatan Rejotangan, Kabupaten Tulungagung, ludes terbakar pada Senin (26/10/2026). Peristiwa yang diduga dipicu oleh korsleting listrik ini mengakibatkan kerugian material hingga puluhan juta rupiah.

​Kasi Penyelamatan dan Evakuasi, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Tulungagung, Iwan Supriyono, mengungkapkan bahwa rumah tersebut merupakan milik warga setempat bernama Rohmad. Berdasarkan laporan, peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 10.40 WIB.

​”Api berasal dari ruang depan, kemudian membesar dan menjalar ke bagian rumah lainnya,” ujar Iwan saat dikonfirmasi, Senin (26/10/2026).

​Mendapat laporan adanya kebakaran, petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Tulungagung langsung bergerak cepat menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP). Petugas tiba di lokasi pada pukul 10.59 WIB dan langsung berjibaku melakukan upaya pemadaman.

Baca Juga:  Pria dengan Riwayat Vertigo Ditemukan Meninggal di Sungai Kalidawir, Keluarga Tolak Autopsi

​Dalam penanganan insiden tersebut, pihak Damkar mengerahkan kekuatan berupa satu armada mobil pemadam kebakaran dan satu unit mobil water supply guna mempercepat proses pembasahan.

​Setelah berjuang selama sekitar satu jam, amukan si jago merah akhirnya berhasil dikendalikan. Petugas memastikan api benar-benar padam pada pukul 12.15 WIB. Kejadian kebakaran ini dikategorikan sebagai insiden dengan skala sedang.

​”Meski seluruh bangunan terdampak kebakaran, tapi peristiwa ini tidak menimbulkan korban jiwa,” jelas Iwan.

​Kendati tidak ada korban jiwa maupun luka-luka, pemilik rumah harus menanggung kerugian material yang tidak sedikit akibat seluruh bangunan rumah terdampak. Berdasarkan hasil penghitungan sementara, kerugian yang dialami korban diperkirakan mencapai Rp20 juta.

Baca Juga:  Rapat Paripurna Penyampaian Rancangan KUA-PPAS APBD Tahun Anggaran 2024

​”Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran tersebut, namun pemilik rumah mengalami kerugian mencapai Rp20 juta,” paparnya.

​Sementara itu, dari hasil pemeriksaan awal di lapangan, insiden kebakaran di Desa Aryojeding ini diduga kuat disebabkan oleh hubungan arus pendek atau korsleting listrik. Kendati demikian, pihak berwenang masih mendalami penyebab pasti kebakaran tersebut berdasarkan keterangan saksi dan temuan di lokasi.

​”Penyebab kebakaran rumah diduga akibat korsleting listrik,” pungkasnya.