Scroll untuk baca artikel
BERITA TERBARUKABAR DAERAH

Angka Pengguna Narkoba Naik 2,5 Persen! BNNK dan Kesbangpol Tulungagung Perketat Benteng Pertahanan Desa

3
×

Angka Pengguna Narkoba Naik 2,5 Persen! BNNK dan Kesbangpol Tulungagung Perketat Benteng Pertahanan Desa

Sebarkan artikel ini

Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Tulungagung menggelar penguatan P4GN di Aula UBHI Tulungagung, Kamis (5/3/2026) / Istimewa

TULUNGAGUNG, AJTTV.COM – Peredaran gelap narkotika di Kabupaten Tulungagung kini memasuki fase mengkhawatirkan dengan modus yang kian licin. Menanggapi ancaman tersebut, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Tulungagung langsung tancap gas menggelar penguatan P4GN (Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan serta Peredaran Gelap Narkoba) di Aula UBHI Tulungagung, Kamis (5/3/2026).

​Langkah ini diambil bukan tanpa alasan. Media sosial kini bertransformasi menjadi “pasar gelap digital” yang mengincar generasi muda melalui pergaulan semu.

​Media Sosial Jadi Jalur Maut Narkoba

​Kepala Kesbangpol Tulungagung, Agus Priyanto, dalam pernyataannya memberikan peringatan keras. Ia menyebut modus operandi pelaku kini sangat kompleks dan sulit dideteksi jika masyarakat abai.

​”Modusnya makin beragam. Jalur media sosial harus kita waspadai bersama karena dari sana pergaulan bebas narkoba bermula. Kami minta seluruh elemen, mulai dari PKK hingga aparat desa, menjadi ‘benteng’ informasi bagi keluarga dan tetangga,” tegas Agus Priyanto di hadapan perwakilan 19 kecamatan.

​Nasional Naik 2,5%, Tulungagung Siapkan 10 “Desa Bersinar”

​Data mengejutkan diungkapkan Kepala BNNK Tulungagung, Wasbeka Abie Yuwono. Secara nasional, angka pengguna narkoba pada tahun 2025 melonjak 2,5 persen. Tren kenaikan ini menjadi alarm bagi Tulungagung untuk segera melakukan proteksi di level akar rumput.

​Sebagai jawaban nyata, BNNK memproyeksikan 10 Desa Bersinar (Bersih dari Narkoba) yang akan diluncurkan pada tahun 2026. Sepuluh kepala desa yang hadir dalam acara ini akan menjadi pionir dalam memerangi narkoba langsung dari pemukiman warga.

​”Program Desa Bersinar bukan sekadar label. Ini adalah kolaborasi total antara BNN, pemerintah desa, dan warga. Kita edukasi, kita cegah, dan kita tanggulangi langsung di titik terdepan,” jelas Wasbeka.

​Kolaborasi Lintas Sektor

​Kegiatan ini tidak hanya melibatkan birokrasi, tetapi juga menyinergikan Babinsa, Bhabinkamtibmas, unsur Trantib, hingga penggerak PKK. Sinergi ini diharapkan mampu memutus mata rantai peredaran gelap yang kerap memanfaatkan celah di desa-desa.

​Dengan gerak cepat Kesbangpol dan BNNK ini, Kabupaten Tulungagung optimis mampu mencetak generasi sehat tanpa narkoba dan membersihkan wilayahnya dari pengaruh zat terlarang yang merusak masa depan bangsa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *