Polisi menunjukkan barang bukti berupa balon udara dan petasan dalam operasi gabungan pengamanan tradisi kupatan di Kecamatan Durenan, Trenggalek, Sabtu (28/3/2026).
TRENGGALEK, AJTTV.COM – Perayaan tradisi Kupatan di Kecamatan Durenan, Kabupaten Trenggalek, tahun ini menunjukkan tren positif dalam hal keamanan wilayah. Aparat gabungan sukses menekan angka penerbangan balon udara liar dan penggunaan petasan yang biasanya menjadi risiko tahunan dalam perayaan tersebut, Sabtu (28/3/2026).
Dalam operasi pengamanan yang digelar sejak Jumat malam hingga Sabtu pagi, petugas menyita sedikitnya 10 balon udara siap terbang, satu renteng petasan, serta sebuah petasan berdiameter 5 centimeter.
Penurunan Signifikan Dibanding Tahun Lalu
Data kepolisian menunjukkan penurunan pelanggaran yang cukup tajam. Jika pada tahun sebelumnya petugas mengamankan hingga 22 balon udara dan 65 buah petasan, tahun ini angka tersebut berkurang lebih dari separuhnya.
Kapolsek Durenan, Iptu Sagi Janitra, menyatakan bahwa hasil ini merupakan indikator keberhasilan sosialisasi masif yang dilakukan pihak kepolisian dan instansi terkait kepada masyarakat.
”Tahun ini jumlahnya jauh menurun. Ini membuktikan masyarakat sekarang sudah semakin paham mengenai dampak serta bahaya menerbangkan balon udara liar, baik bagi penerbangan maupun jaringan listrik,” ungkap Iptu Sagi Janitra.
Puluhan Anak di Bawah Umur Terjaring Operasi
Meski secara kuantitas barang bukti menurun, petugas tetap bertindak tegas dengan mengamankan 27 orang yang kedapatan hendak menerbangkan balon udara. Mirisnya, mayoritas dari mereka yang terjaring operasi masih berstatus di bawah umur.
Sebagai langkah edukasi, puluhan anak tersebut dibawa ke mapolsek untuk mendapatkan pembinaan khusus. Petugas juga memanggil orang tua masing-masing agar memberikan pengawasan lebih ketat di lingkungan keluarga.
”Kami amankan sekitar 27 orang, mayoritas anak-anak. Kami berikan pembinaan dan kami panggil orang tua mereka agar kejadian serupa tidak terulang kembali di masa mendatang,” tegas Kapolsek.
Menjaga Tradisi Tanpa Bahaya
Pihak kepolisian terus mengimbau warga agar tetap melestarikan tradisi Kupatan dengan cara-cara yang aman. Tradisi berkumpul keluarga dan menyantap hidangan ketupat diharapkan tidak dinodai dengan aktivitas yang membahayakan keselamatan publik.
Operasi pemantauan di wilayah Durenan dan sekitarnya dipastikan akan terus berlanjut guna memastikan perayaan Lebaran Ketupat 2026 berjalan kondusif hingga seluruh rangkaian acara selesai.












