TULUNGAGUNG, AJTTV.COM – Pelarian komplotan jambret lintas daerah yang kerap meresahkan masyarakat Tulungagung dan sekitarnya berakhir di tangan polisi. Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tulungagung berhasil meringkus dua pelaku spesialis jambret yang telah beraksi di puluhan lokasi sejak Juni lalu.
Kedua pelaku diketahui berinisial AA (38) dan AAG (26). Keduanya merupakan warga asal Kabupaten Malang yang sengaja datang ke Tulungagung untuk melancarkan aksi kejahatan mereka.
Incar Pedagang Sayur di Dini Hari
Dalam menjalankan aksinya, kedua pelaku tergolong sangat terorganisasi. Mereka berkendara menggunakan sepeda motor matik dan sengaja beroperasi pada dini hari, tepatnya antara pukul 02.00 hingga 04.00 WIB.
Sasaran utama komplotan ini adalah warga yang berkendara sendirian di jalanan sepi. Secara spesifik, mereka mengincar para pedagang sayur yang hendak pergi ke pasar dengan membawa uang modal belanja.
Modus Sadis hingga Mengakibatkan Korban Jiwa
Modus operandi yang digunakan kedua tersangka terbilang sadis dan membahayakan nyawa. Mereka memepet sepeda motor korban, lalu menarik paksa atau memotong tali tas korban menggunakan gunting tanpa mengurangi kecepatan motor mereka.
Akibat tindakan brutal tersebut, banyak korban yang langsung terjatuh dari kendaraannya. Bahkan, aksi sadis ini telah menelan korban jiwa. Seorang lansia berusia 61 tahun warga Kecamatan Campurdarat dilaporkan meninggal dunia akibat terjatuh saat dijambret oleh kedua pelaku.
Terancam 9 Tahun Penjara
Kasat Reskrim Polres Tulungagung, AKP Andi Viranata Tamba, membenarkan penangkapan kedua spesialis jambret lintas daerah tersebut. Saat ini pihak kepolisian masih melakukan pendalaman terkait kemungkinan adanya TKP lain.
Atas perbuatannya, kini kedua tersangka harus mendekam di sel tahanan dan dijerat dengan pasal berlapis dengan ancaman hukuman pidana maksimal 9 tahun penjara.
BACA JUGA : Hindari Kendaraan Rem Mendadak, Pelajar SMP di Tulungagung Tewas Tertabrak Avanza
Menyikapi peristiwa ini, pihak Kepolisian Resor Tulungagung mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya yang sering beraktivitas pada dini hari, untuk selalu meningkatkan kewaspadaan dan menghindari berkendara sendirian di tempat sepi.






