Scroll untuk baca artikel
BERITA TERBARUKABAR DAERAH

BOK Jadi Penopang Utama: Puskesmas Besuki Tulungagung Gencarkan Skrining Kesehatan di 7 Desa untuk Deteksi Dini Masalah Kesehatan Anak

23
×

BOK Jadi Penopang Utama: Puskesmas Besuki Tulungagung Gencarkan Skrining Kesehatan di 7 Desa untuk Deteksi Dini Masalah Kesehatan Anak

Sebarkan artikel ini

Puskesmas Besuki Tulungagung Gencarkan Skrining Kesehatan di 7 Desa untuk Deteksi Dini Masalah Kesehatan Anak / Anang ajttv.com

TULUNGAGUNG, AJTTV.COM – Puskesmas Besuki, Kecamatan Besuki, Kabupaten Tulungagung, telah melaksanakan kegiatan masif skrining kesehatan anak sekolah sepanjang tahun 2025. Program ini dilaksanakan di seluruh sekolah yang berada di tujuh desa wilayah kerja Puskesmas Besuki dan didanai penuh melalui Biaya Operasional Kesehatan (BOK).

​Kepala Puskesmas Besuki, Muyati, menjelaskan bahwa kegiatan ini adalah upaya promotif dan preventif yang bertujuan utama untuk meningkatkan derajat kesehatan peserta didik dan mendeteksi sedini mungkin masalah kesehatan yang mungkin dialami anak sejak usia sekolah.

​Pemeriksaan Holistik dari Mata hingga Status Gizi

​Skrining kesehatan ini menargetkan siswa sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah (SMP/MTs) di seluruh wilayah layanan Puskesmas Besuki. Kegiatan pemeriksaan yang difasilitasi meliputi serangkaian penilaian fisik dan edukasi, antara lain Pemeriksaan tinggi dan berat badan, serta penentuan status gizi, Kesehatan mata, telinga, dan pendengaran, Pemeriksaan kondisi gigi dan kebersihan mulut serta Penilaian kebersihan diri peserta didik secara umum.

​Selain rangkaian pemeriksaan fisik di atas, seluruh siswa juga diberikan edukasi intensif mengenai pentingnya Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) sebagai upaya preventif jangka panjang.

​Dana BOK sebagai Motor Penggerak

​Menurut Muyati, dukungan dana dari BOK menjadi kunci sukses terlaksananya program ini secara merata dan menyeluruh. Dana tersebut memungkinkan tim Puskesmas menjangkau seluruh anak didik di tujuh desa yang berada dalam wilayah kerjanya.

​”Dinas Kesehatan melalui Puskesmas Besuki sangat terbantu dengan adanya Dana BOK. Dana ini sangat membantu pelaksanaan skrining kesehatan di sekolah-sekolah,” jelas Muyati, Kamis (8/1/2026).

​Ia menambahkan bahwa melalui kegiatan rutin ini, petugas dapat menjangkau anak-anak secara langsung.

​”Kami dapat melakukan deteksi dini terhadap berbagai risiko kesehatan yang mungkin belum disadari oleh anak maupun orang tuanya, sehingga penanganan bisa dilakukan lebih cepat dan akurat,” pungkasnya.

​Program skrining kesehatan ini diharapkan dapat menciptakan generasi penerus Tulungagung yang lebih sehat dan siap belajar tanpa terganggu masalah kesehatan yang seharusnya dapat dicegah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *