Scroll untuk baca artikel
BERITA TERBARUKABAR DAERAH

Bupati Gatut Sunu Pantau Langsung Penyaluran Banpang di Besuki, Tekankan Evaluasi Data KPM

6
×

Bupati Gatut Sunu Pantau Langsung Penyaluran Banpang di Besuki, Tekankan Evaluasi Data KPM

Sebarkan artikel ini

Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo menyerahkan bantuan pangan di Desa Keboireng Kecamatan Besuki ( anang Yulianto ajttv.com)

TULUNGAGUNG, AJTTV.COM – Kabar baik bagi warga Tulungagung. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung resmi menggulirkan bantuan pangan (banpang) alokasi Februari–Maret 2026 secara serentak. Penyaluran ini menyasar ratusan ribu keluarga untuk menjaga ketahanan pangan di tingkat desa.

​Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo, meninjau langsung pendistribusian tersebut di Balai Desa Keboireng, Kecamatan Besuki, Rabu (8/4). Ia memastikan bahwa bantuan kali ini diterimakan dalam jumlah ganda karena mencakup jatah dua bulan sekaligus.

​“Jadi yang diterimakan hari ini sekaligus untuk alokasi dua bulan. Masing-masing KPM mendapatkan 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng,” terang Gatut Sunu di sela pantauannya.

Rincian Distribusi Jumbo

​Berdasarkan data Pemkab Tulungagung, total sasaran bantuan ini mencapai 149.572 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang tersebar di seluruh wilayah kabupaten. Tak main-main, volume logistik yang disalurkan melalui Bulog ini mencapai angka yang fantastis.

Total Beras 2.991.440 kilogram (2.991 ton) dan ​Total Minyak Goreng 598.288 liter

​Untuk Kecamatan Besuki, tercatat ada 4.191 KPM yang menerima bantuan. Pada penyaluran di titik Balai Desa Keboireng hari ini, empat desa tercatat telah merampungkan distribusi, di antaranya Desa Keboireng 385 KPM (7.700 kg beras / 1.540 liter minyak), ​Desa Wateskroyo: 254 KPM (5.080 kg beras / 1.016 liter minyak), ​Desa Tulungrejo 220 KPM (4.400 kg beras / 880 liter minyak) dan Desa Sedayugunung: 208 KPM (4.160 kg beras / 832 liter minyak)

​Evaluasi dan Ketepatan Sasaran

​Meskipun data penerima sudah diverifikasi oleh Dinas Sosial, Bupati Gatut Sunu menegaskan bahwa proses pengawasan tetap menjadi prioritas. Ia mengimbau warga untuk proaktif jika menemukan bantuan yang jatuh ke tangan yang tidak berhak.

​“Data ini dinamis. Kami membuka kemungkinan evaluasi jika ditemukan ketidaktepatan sasaran di lapangan. Kalau ada yang tidak sesuai, silakan dilaporkan, akan segera kami tindaklanjuti,” tegasnya.

​Program penyaluran cadangan pangan pemerintah ini diharapkan dapat meringankan beban ekonomi masyarakat sekaligus menjaga stabilitas harga bahan pokok di pasar lokal Tulungagung.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *