Scroll untuk baca artikel
BERITA TERBARUKABAR DAERAH

Duel Maut di Jalur Prigi Trenggalek! Avanza Hitam Ringsek Usai ‘Adu Banteng’ Lawan Truk, Kakek 70 Tahun Terjepit Kabin

4
×

Duel Maut di Jalur Prigi Trenggalek! Avanza Hitam Ringsek Usai ‘Adu Banteng’ Lawan Truk, Kakek 70 Tahun Terjepit Kabin

Sebarkan artikel ini

Avanza Hitam Ringsek Usai ‘Adu Banteng’ Lawan Truk ( anang ajttv.com)

TULUNGAGUNG, AJTTV.COM – Jalur maut Pantai Prigi kembali memakan korban. Sebuah kecelakaan hebat melibatkan Toyota Avanza hitam dan Truk Mitsubishi pecah di Desa Tulungrejo, Kecamatan Besuki, tepat di depan Showroom Mobil Kacunk Tiga, Kamis siang (19/02/2026).

​Benturan keras tersebut mengakibatkan bagian depan minibus ringsek parah dan sang pengemudi yang sudah lanjut usia harus berjuang melawan maut akibat luka serius.

Detik-Detik Kecelakaan: Avanza Masuk Jalur Lawan

​Insiden bermula sekira pukul 12.00 WIB. Mobil Toyota Avanza bernopol AG 1543 TE yang dikemudikan oleh M.S. (70), warga Srikaton, Ngantru, tengah melaju kencang menuju arah Bandung. Namun, setibanya di lokasi, maut menjemput saat minibus tersebut tiba-tiba kehilangan kendali dan “memakan” jalur lawan.

​Di saat bersamaan, muncul Truk Mitsubishi AG 9163 R yang dikemudikan Z.A. (40) dari arah berlawanan. Karena jarak yang sudah terlalu dekat, tabrakan “adu banteng” tak terhindarkan. Suara benturan keras sempat mengejutkan warga sekitar dan pengguna jalan yang melintas.

​Kondisi Korban Mengenaskan

​Polisi segera melakukan evakuasi dramatis. Pengemudi Avanza, M.S., ditemukan dalam kondisi luka patah tulang lengan kanan, luka robek di kepala, dan trauma dada akibat hantaman kemudi.

​”Korban langsung kami larikan ke RSUD dr. Iskak untuk mendapatkan penanganan medis intensif. Kendaraan yang terlibat sudah kami amankan sebagai barang bukti,” ujar AKP Sansun.

​Peringatan Keras Kasat Lantas untuk Lansia

​Kasat Lantas Polres Tulungagung, AKP M. Taufik Nabila, menegaskan bahwa faktor konsentrasi menjadi kunci utama dalam tragedi ini. Ia memberikan catatan khusus bagi pengendara lanjut usia yang masih aktif di jalan raya.

​”Kami ingatkan dengan tegas, bagi pengendara yang sudah lanjut usia, mohon jangan memaksakan diri jika kondisi fisik menurun. Fokus dan kepatuhan pada marka jalan adalah harga mati. Jangan sampai karena kurang konsentrasi, nyawa sendiri dan orang lain menjadi taruhannya,” tegas AKP Taufik Nabila.

Saat ini, kasus laka lantas tersebut tengah ditangani secara mendalam oleh Unit Gakkum Satlantas Polres Tulungagung guna memastikan penyebab pasti kecelakaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *