Scroll untuk baca artikel
BERITA TERBARUKABAR DAERAH

Geger Jember, Anak Dikira Tewas Kecelakaan Tiba-tiba Muncul Saat Jenazah Dimandikan!

54
×

Geger Jember, Anak Dikira Tewas Kecelakaan Tiba-tiba Muncul Saat Jenazah Dimandikan!

Sebarkan artikel ini

JEMBER, AJTTV.COM — Suasana duka di salah satu rumah warga Kecamatan Bangsalsari, Jember, pada Jumat (2/1) mendadak berubah menjadi histeria massal. Keluarga yang sedang mempersiapkan prosesi pemandian jenazah—yang mereka yakini sebagai anak mereka yang tewas dalam kecelakaan maut—dibuat syok ketika sosok anak yang dikira meninggal itu tiba-tiba muncul di hadapan mereka.

​Peristiwa unik sekaligus mendebarkan ini bermula pada Kamis (1/1), setelah kecelakaan fatal antara truk dan sepeda motor terjadi di Jalan Raya Gambirono pada malam Tahun Baru 2026.

​Kemiripan Fisik yang Menyesatkan

​Pihak keluarga sebelumnya menerima informasi mengenai korban kecelakaan yang memiliki ciri-ciri fisik yang sangat identik dengan anggota keluarga mereka. Tanpa melakukan verifikasi resmi yang mendalam, jenazah tersebut langsung dibawa pulang untuk segera dimakamkan.

​Namun, di tengah kerumunan kerabat dan tetangga yang berurai air mata, keajaiban (atau kesalahan fatal) itu terjadi. Tepat saat proses pemulasaraan jenazah sedang berlangsung, sang anak yang mereka tangisi justru melangkah masuk ke rumah.

​Sontak, tangisan kesedihan berubah menjadi teriakan histeris penuh kelegaan. Warga dan keluarga langsung memeluk sang anak dan menyambutnya kembali dengan menyiramkan air bunga sebagai wujud syukur yang meluap-luap.

​Polisi Konfirmasi ‘Miskomunikasi’ Data Korban

​Kanit Gakkum Satlantas Polres Jember, Ipda Tommi, membenarkan adanya insiden salah identifikasi yang menyebabkan kekacauan emosi di masyarakat tersebut.

​“Terjadi miskomunikasi dan kesalahan identifikasi oleh pihak keluarga. Korban kecelakaan yang meninggal dunia memang memiliki kemiripan fisik yang sangat kuat, sehingga disangka sebagai orang yang sama,” ujar Ipda Tommi.

Atas insiden ini, pihak kepolisian segera mengambil langkah untuk mengembalikan jenazah korban kecelakaan yang sebenarnya ke Puskesmas Bangsalsari. Jenazah tersebut kemudian akan diserahkan kepada pihak keluarga korban yang asli setelah proses identifikasi yang benar telah dilakukan.

​Imbauan: Verifikasi Identitas Wajib Dilakukan

​Ipda Tommi menekankan pentingnya verifikasi identitas resmi korban melalui rumah sakit atau pihak berwajib.

​“Kami mengingatkan masyarakat untuk memastikan identitas korban dengan jelas, baik melalui ciri fisik yang spesifik maupun data kependudukan (KTP) agar kejadian serupa tidak terulang dan mencegah syok mendalam bagi keluarga,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *