Scroll untuk baca artikel
BERITA TERBARUKABAR DAERAH

Geger! Warga Gendingan Tulungagung Temukan Mayat Membusuk Tergantung di Perkebunan

10
×

Geger! Warga Gendingan Tulungagung Temukan Mayat Membusuk Tergantung di Perkebunan

Sebarkan artikel ini

Tim Inafis dan Polsek Kedungwaru memgevakuasi jenasah Mr.X /Istimewa

TULUNGAGUNG, AJTTV.COM – Warga Desa Gendingan, Kecamatan Kedungwaru, Tulungagung dikagetkan dengan penemuan orang gantung diri di area perkebunan milik warga yang terletak di Dusun Kasan Anom, RT 03 RW 02, pada Selasa (20/01/2026) pagi. Kondisi jenazah saat ditemukan sudah dalam keadaan membusuk dan terpisah antara bagian kepala dan tubuh.

​Korban yang hingga kini masih berstatus Mr. X diduga merupakan seorang laki-laki berusia sekitar 45 tahun. Saat ditemukan, korban mengenakan kaus lengan pendek, celana panjang, serta sandal sepatu berwarna hitam. Akibat proses pembusukan yang sudah lanjut, bagian badan korban terputus dan jatuh ke tanah, sementara bagian kepala masih tertinggal pada ikatan tali di pohon.

​Kronologi Penemuan

​Kapolsek Kedungwaru, AKP Karnoto, menjelaskan bahwa penemuan ini sebenarnya berawal sejak Senin (19/01/2026). Seorang saksi berinisial BS saat itu sedang mencari rumput untuk pakan kambing dan mencium bau busuk yang sangat menyengat.

​”Saksi menelusuri sumber bau dan mendapati sesosok tubuh manusia di bawah pohon. Karena merasa takut, saksi BS menceritakan hal tersebut kepada rekannya, saksi N,” ujar AKP Karnoto.

​Rasa khawatir membuat kedua saksi baru berani melaporkan kejadian tersebut kepada perangkat desa pada Selasa pagi sekitar pukul 08.30 WIB. Setelah dipastikan oleh pihak desa, laporan diteruskan ke Polsek Kedungwaru.

​Olah TKP dan Evakuasi

​Mendapat laporan tersebut, petugas Polsek Kedungwaru bersama Unit Inafis Polres Tulungagung dan tenaga medis segera mendatangi lokasi untuk melakukan Tindakan Pertama di Tempat Kejadian Perkara (TPTKP).

​”Kondisi wajah korban sudah sulit dikenali karena proses pembusukan. Posisi kepala menghadap ke arah timur,” tambah Kapolsek.

​Sekitar pukul 10.30 WIB, petugas berhasil mengevakuasi jenazah dari semak-semak perkebunan. Jenazah kemudian dibawa ke RSUD dr. Iskak Tulungagung untuk menjalani proses autopsi dan identifikasi lebih lanjut melalui pencocokan ciri fisik maupun data lainnya.

​Polisi masih melakukan pendalaman untuk mengungkap identitas korban serta memastikan motif dan penyebab pasti kejadian tersebut. Polisi mengimbau bagi warga yang merasa kehilangan anggota keluarga dengan ciri-ciri tersebut untuk segera melapor ke kantor polisi terdekat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *