Scroll untuk baca artikel
BERITA TERBARUKABAR DAERAH

Gempa Guncang Tulungagung: Plafon SDN 1 Talunkulon Ambrol, Siswa Berhamburan Menyelamatkan Diri

43
×

Gempa Guncang Tulungagung: Plafon SDN 1 Talunkulon Ambrol, Siswa Berhamburan Menyelamatkan Diri

Sebarkan artikel ini

Plafon SDN 1 Talun Kulon Ambrol akibat dampak gempa/ Istimewa

TULUNGAGUNG, AJTTV.COM – Gempa bumi tektonik berkekuatan Magnitudo 5,5 hingga 5,7 yang berpusat di selatan Jawa Timur membawa dampak kerusakan pada bangunan pendidikan. SDN 1 Desa Talunkulon, Kecamatan Bandung, Kabupaten Tulungagung, dilaporkan mengalami kerusakan signifikan pada beberapa ruang kelas saat getaran hebat terjadi pada Selasa pagi.

​Personel Polsek Bandung Polres Tulungagung segera bergerak cepat melakukan pengecekan di lokasi kejadian guna memastikan keselamatan siswa sekolah serta mendata tingkat kerusakan fisik bangunan. Langkah ini diambil sebagai bentuk respon cepat kepolisian dalam penanggulangan dampak bencana alam di wilayah hukum setempat.

Detik-Detik Penyelamatan Diri

​Kapolsek Bandung, AKP Sumaji, mengungkapkan bahwa getaran gempa terjadi tepat saat proses belajar mengajar sedang berlangsung. Suasana kelas yang awalnya tenang mendadak riuh ketika para siswa mulai merasakan guncangan pertama yang memicu kepanikan.

​Menurut keterangan petugas di lapangan, saat getaran awal yang masih relatif pelan dirasakan, para siswa sudah sigap berhamburan keluar ruangan untuk menyelamatkan diri. Tidak lama kemudian, terjadi gempa susulan yang lebih kuat yang mengakibatkan material plafon ruang kelas ambrol dan menimpa bangku-bangku di dalamnya.

Dampak Kerusakan dan Analisis Lokasi

​Berdasarkan hasil koordinasi dengan pihak sekolah, dipastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa mencekam tersebut. Namun, kerugian materiil terlihat cukup nyata pada bangunan kelas lima dan kelas enam. Selain plafon yang runtuh, tembok bangunan juga mengalami keretakan serius, lantai kelas merenggang, bahkan tiang penyangga utama atau cakar ayam pada bangunan kelas enam mengalami pergeseran posisi.

​Kapolsek Bandung menambahkan bahwa kondisi tanah di SDN 1 Talunkulon merupakan lahan bekas persawahan yang dialihfungsikan. Hal ini menyebabkan struktur tanah relatif lebih mudah bergerak dan labil, sehingga bangunan di atasnya sangat rentan mengalami kerusakan saat terjadi guncangan gempa bumi.

Langkah Antisipasi Lanjutan

​Saat ini, bangunan kelas empat, lima, dan enam dinilai cukup rapuh serta berpotensi membahayakan apabila terjadi gempa susulan. Pihak Polsek Bandung telah melakukan koordinasi intensif dengan pihak sekolah serta instansi terkait untuk mengambil langkah mitigasi demi menjamin keselamatan siswa dan tenaga pendidik. Situasi di lokasi kejadian terpantau tetap aman dan kondusif meskipun aktivitas belajar mengajar di area terdampak harus dihentikan sementara waktu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *