TKP menantu perempuan bunuh mertua di Blitar/Foto: Istimewa
BLITAR, AJTTV.COM – Satreskrim Polres Blitar Kota mengungkap kasus pembunuhan tragis yang menimpa seorang lansia berinisial SP di Dusun Setinggil, Desa Gandekan, Kecamatan Wonodadi, Kabupaten Blitar. Terduga pelaku yang merupakan menantu korban sendiri diringkus petugas di sebuah penginapan di wilayah Tulungagung pada Selasa dini hari.
Penangkapan kilat ini dilakukan hanya berselang dua setengah jam setelah pihak kepolisian menerima laporan resmi mengenai peristiwa berdarah tersebut. Keberadaan pelaku berhasil dilacak petugas setelah tim gabungan melakukan serangkaian penyelidikan intensif sesaat setelah olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Tragedi Berdarah di Lingkup Keluarga
Kasatreskrim Polres Blitar Kota, AKP Rudi Kuswoyo, menjelaskan bahwa peristiwa memilukan ini terjadi pada Senin malam. Kasus ini pertama kali terungkap saat anak laki-laki korban, yang juga merupakan suami terduga pelaku, mendapati ibunya sudah dalam kondisi tidak bernyawa dengan luka tusukan serius di bagian leher.
Begitu menerima laporan pada pukul sebelas malam, personel kepolisian langsung meluncur ke lokasi untuk mengumpulkan bukti-bukti dan meminta keterangan dari sejumlah saksi di sekitar kediaman korban.
Pelarian Berakhir di Penginapan
Setelah melakukan pengejaran lintas wilayah, polisi akhirnya menemukan terduga pelaku sedang bersembunyi di salah satu penginapan di daerah Tulungagung sekitar pukul 02.30 wib dini hari. Tanpa perlawanan berarti, pelaku langsung diamankan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.
AKP Rudi menegaskan bahwa hubungan antara korban dan pelaku adalah mertua dan menantu. Meski pelaku sudah mendekam di balik jeruji besi, pihak kepolisian masih mendalami motif di balik tindakan keji tersebut.
Pendalaman Motif dan Proses Hukum
Hingga saat ini, penyidik Satreskrim Polres Blitar Kota terus melakukan pemeriksaan secara maraton guna mengungkap alasan di balik pembunuhan tersebut. Detail mengenai kronologi lengkap serta barang bukti yang disita rencananya akan dipaparkan secara resmi dalam rilis pers mendatang.
Situasi di lokasi kejadian kini telah dipasangi garis polisi, sementara jenazah korban telah menjalani prosedur medis untuk keperluan autopsi guna memperkuat bukti-bukti di persidangan nanti.












