Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Tulungagung secara resmi menyalurkan bantuan Rumah Tinggal Layak Huni (RTLH) kepada keluarga Desmitha (18) / Istimewa
TULUNGAGUNG, AJTTV.COM — Air mata keharuan menyelimuti Desa Tenggur, Kecamatan Rejotangan, hari ini. Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Tulungagung secara resmi menyalurkan bantuan Rumah Tinggal Layak Huni (RTLH) kepada keluarga Desmitha (18), seorang yatim piatu dari tiga bersaudara yang sempat kehilangan tempat tinggal akibat bencana angin kencang.
Penyerahan kunci rumah baru tersebut dilakukan langsung di lokasi dan disaksikan oleh perangkat desa serta tokoh masyarakat setempat.
Kisah Pilu di Balik Robohnya Rumah
Keluarga Desmitha sebelumnya hidup dalam kondisi serba terbatas. Puncak cobaan datang beberapa waktu lalu ketika rumah yang mereka tempati roboh total diterpa angin kencang. Sebagai anak sulung yatim piatu, Desmitha (18) kini menjadi tulang punggung keluarga bagi kedua adiknya.
Ironisnya, saat penyerahan kunci rumah impian itu, Desmitha tidak dapat hadir.
”Bantuan RTLH secara simbolis diterima oleh Agil Prasetyo (15), adik kandung Desmitha, karena yang bersangkutan sedang bekerja di pasar untuk memenuhi kebutuhan harian keluarga,” terang Suyadi
Kondisi darurat yang dialami Desmitha dan adik-adiknya sempat mendorong kepedulian masyarakat dan perangkat desa yang secara gotong royong membangun tempat tinggal sementara, sebelum akhirnya BAZNAS turun tangan dengan program RTLH.
Zakat Sebagai Harapan Baru
Ketua BAZNAS Tulungagung, Drs. Suyadi, MM, menekankan bahwa program RTLH ini merupakan wujud nyata kehadiran zakat dalam membantu mustahik (penerima zakat) yang tertimpa musibah dan berada dalam kondisi rentan.
“BAZNAS hadir untuk memastikan saudara-saudara kita yang tertimpa bencana tetap memiliki hunian yang layak. Bantuan RTLH ini diharapkan dapat memberikan rasa aman dan harapan baru, serta menjadi modal keluarga ini untuk bangkit dari kesulitan,” ujarnya.
Suyadi menambahkan bahwa zakat yang dihimpun dari masyarakat Tulungagung dikembalikan secepat mungkin untuk mengatasi situasi darurat seperti yang dialami Desmitha.
Apresiasi dari Pemerintah Desa
Kepala Desa Tenggur, yang turut menyaksikan penyerahan bantuan, menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap respons cepat BAZNAS.
“Kami sangat berterima kasih kepada BAZNAS yang telah membantu warga kami, terutama bagi anak-anak yatim piatu ini. Bantuan ini sangat berarti. Ini menunjukkan bahwa sinergi antara pemerintah desa, masyarakat, dan lembaga zakat adalah kunci untuk meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup warga kami,” tutur Kepala Desa.
Melalui program RTLH ini, BAZNAS tidak hanya memberikan bangunan fisik, tetapi juga menegaskan kembali komitmen lembaga zakat untuk terus bersinergi dengan semua pihak dalam upaya penanganan bencana dan pemberdayaan masyarakat, khususnya bagi mereka yang membutuhkan uluran tangan di tengah kesulitan.












