Scroll untuk baca artikel
BERITA TERBARUKABAR DAERAH

Hilang Kendali Saat Ngebut, Elf Penumpang Hantam Dump Truk hingga Terguling di Srikaton Tulungagung

10
×

Hilang Kendali Saat Ngebut, Elf Penumpang Hantam Dump Truk hingga Terguling di Srikaton Tulungagung

Sebarkan artikel ini

Elf Penumpang Hantam Dump Truk hingga Terguling di Srikaton Tulungagung/ Istimewa

TULUNGAGUNG, AJTTV.COM – Insiden kecelakaan hebat yang melibatkan angkutan penumpang kembali terjadi di wilayah hukum Polres Tulungagung. Sebuah mobil Elf bermuatan penuh menabrak Dump Truk dari arah berlawanan di Jalan Umum Desa Srikaton, Kecamatan Ngantru, pada Rabu (21/1/2026) siang sekitar pukul 11.10 WIB.

​Benturan “adu banteng” ini mengakibatkan mobil Elf bernopol AG 7052 E tersebut terguling, sementara Dump Truk Hino bernopol AG 8250 YK mengalami kerusakan parah di bagian depan.

​Detik-Detik Kecelakaan

​Kasat Lantas Polres Tulungagung, AKP Muhammad Taufik Nabila, mengungkapkan bahwa kecelakaan diduga kuat dipicu oleh kecepatan tinggi mobil Elf yang melaju dari arah barat menuju timur.

​”Diduga pengemudi Elf berinisial M.K.R kehilangan kendali (lost control) karena melaju terlalu kencang. Kendaraan kemudian oleng ke kanan dan masuk ke jalur lawan,” jelas AKP Taufik, Rabu sore.

​Naas, di saat yang sama, melaju Dump Truk yang dikemudikan oleh Agung Prasetyo (41), warga Blitar, dari arah berlawanan. Karena jarak sudah terlalu dekat, tabrakan tidak dapat terhindarkan hingga menyebabkan Elf menghantam bagian depan truk sebelum akhirnya terbalik di jalanan.

​Delapan Orang Dilarikan ke Rumah Sakit

​Kecelakaan ini mengakibatkan 8 orang menjadi korban luka-luka. Mereka adalah sopir Elf serta 7 orang penumpang yang berada di dalamnya. Beruntung, sopir truk dilaporkan dalam kondisi sehat meskipun kendaraannya ringsek.

​”Seluruh korban luka dari pihak Mobil Elf sudah dievakuasi oleh petugas dan warga ke RSUD dr. Iskak Tulungagung untuk mendapatkan perawatan intensif,” tambahnya.

​Langkah Kepolisian

​Unit Gakkum Satlantas Polres Tulungagung telah melakukan olah TKP di lokasi kejadian. Kedua kendaraan yang terlibat kini diamankan sebagai barang bukti untuk proses penyelidikan lebih lanjut. Polisi juga mengimbau kepada penyedia jasa angkutan maupun sopir pribadi untuk tidak memacu kendaraan melebihi batas kecepatan, terutama di jalur padat seperti Jalan Desa Srikaton.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *