Scroll untuk baca artikel
BERITA TERBARUKABAR DAERAH

Jalur Vital Rejosari -Kalibatur Tulungagung Putus Total Akibat Longsor

4
×

Jalur Vital Rejosari -Kalibatur Tulungagung Putus Total Akibat Longsor

Sebarkan artikel ini

Jalur Vital Rejosari -Kalibatur Tulungagung Putus Total Akibat Longsor/ Tangkapan layar

TULUNGAGUNG, AJTTV.COM – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Kalidawir pada Jumat (30/1/2026) malam menyisakan duka bagi mobilitas warga Dusun Tekik, Desa Rejosari. Jalur penghubung utama menuju Desa Kalibatur lenyap ditelan jurang sedalam 100 meter, menyisakan tantangan besar bagi para pelajar dan roda ekonomi warga.

Kronologi Kejadian

​Intensitas hujan yang sangat tinggi memicu pergerakan tanah yang ekstrem. Badan jalan sepanjang 30 meter amblas sepenuhnya ke dasar jurang. Saat ini, sisa jalan yang ada hanya selebar satu meter dengan kondisi berongga di bagian bawah, menjadikannya zona merah yang sangat berbahaya untuk dilalui.

Dampak Nyata bagi Warga

​Putusnya jalur ini bukan sekadar masalah infrastruktur, melainkan hambatan besar bagi akses pendidikan dan pemukiman

Jalur ini merupakan akses harian bagi siswa SD, MI, hingga MTs. Kini, mereka harus memutar sejauh satu kilometer melalui jalur alternatif yang lebih jauh.

Material longsor berupa batu dan tanah dilaporkan menghantam bagian dapur dan kandang ternak milik salah satu warga di bawah tebing sementaara Kendaraan roda dua maupun roda empat sama sekali tidak bisa melintas, memutus urat nadi distribusi hasil bumi antar-desa.

​”Kondisi tanah memang labil. Meski warga sempat memperbaiki secara swadaya, kekuatan alam kali ini tak terbendung. Kami prioritaskan keselamatan warga karena risiko longsor susulan masih sangat tinggi,” ujar Sudikan, Kepala Desa Rejosari.

Langkah Darurat dan Harapan

​Pemerintah desa dan warga telah bergerak cepat melakukan kerja bakti untuk membersihkan material yang menimpa rumah penduduk. Namun, untuk pemulihan jalan, Desa Rejosari menaruh harapan besar pada intervensi Pemerintah Kabupaten Tulungagung.

​Mengingat status jalan ini adalah Aset Kabupaten, koordinasi intensif telah dilakukan agar perbaikan permanen segera dilaksanakan sebelum kerusakan meluas ke area pemukiman lainnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *