Ketua Komisi IV DPRD Trenggalek, Sukarodin. (Foto: Istimewa)
TRENGGALEK, AJTTV.COM – Era baru layanan kesehatan di Kabupaten Trenggalek segera dimulai. RSUD dr. Soedomo kini tengah tancap gas mempersiapkan fasilitas Cath Lab (Catheterization Laboratory). Fasilitas canggih ini diproyeksikan mulai beroperasi penuh pada tahun 2027, sekaligus mengakhiri ketergantungan pasien jantung lokal terhadap rumah sakit di Tulungagung, Kediri, maupun Surabaya.
Selama ini, pasien yang membutuhkan tindakan pemasangan ring (stent) harus menempuh perjalanan jauh. Selain risiko dalam perjalanan, biaya pendampingan bagi keluarga pasien juga menjadi beban tersendiri.
Kejar “Golden Period” Penyelamatan Nyawa
Hadirnya Cath Lab di bumi Menak Sopal bukan sekadar soal kelengkapan alat, melainkan upaya memangkas waktu krusial atau golden period pada pasien serangan jantung.
Ketua Komisi IV DPRD Trenggalek, Sukarodin, menegaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen penuh untuk menghadirkan layanan ini secara matang, baik dari sisi infrastruktur maupun sumber daya manusia (SDM).
“Kami tidak ingin layanan ini hadir secara instan tanpa kesiapan matang. Saat ini, kami sedang membiayai pendidikan dokter spesialis RSUD dr. Soedomo agar memiliki kompetensi intervensi jantung yang tersertifikasi,” ujar Sukarodin kepada wartawan,Sabtu (28/2/2026)
Investasi SDM dan Beasiswa Dokter Spesialis
Menyadari bahwa mengoperasikan unit Cath Lab membutuhkan keahlian khusus, Pemkab Trenggalek mengambil langkah strategis dengan memberikan beasiswa pendidikan spesialis kepada dokter internal secara bertahap.
Langkah ini diambil agar saat alat medis siap di tahun 2027, tenaga ahli lokal sudah siap siaga melayani masyarakat tanpa harus menunggu kiriman tenaga medis dari luar daerah.
Solusi Jangka Panjang Kesehatan Daerah
Penyakit kardiovaskular yang masih menjadi salah satu penyebab kematian tertinggi menjadi alasan utama percepatan proyek ini. Dengan adanya fasilitas pasang ring jantung di RSUD dr. Soedomo, diharapkan Tindakan medis dilakukan lebih cepat tanpa prosedur rujukan antar kota, Keluarga pasien tidak perlu mengeluarkan biaya ekstra untuk transportasi dan akomodasi di luar daerah dan Trenggalek menjadi pusat rujukan kesehatan yang mandiri dan kompetitif.
“Kami optimistis 2027 layanan ini siap. Jadi, warga Trenggalek tidak perlu jauh-jauh lagi untuk mendapatkan tindakan pasang ring jantung,” pungkas Sukarodin dengan nada optimis.












