Scroll untuk baca artikel
BERITA TERBARUKABAR DAERAH

Kronologi Adu Banteng Kawasaki Ninja vs Mobilio di Tulungagung, Rider Muda Meninggal Dunia

37
×

Kronologi Adu Banteng Kawasaki Ninja vs Mobilio di Tulungagung, Rider Muda Meninggal Dunia

Sebarkan artikel ini

Rider Muda Ringinpitu Tulungagung Tewas di Lokasi Kecelakaan/ Istimewa

TULUNGAGUNG, AJTTV.COM – Aspal jalanan Tulungagung kembali memakan korban jiwa. Sebuah kecelakaan maut yang melibatkan “motor kencang” Kawasaki Ninja dan Honda Mobilio pecah di tengah kesunyian Minggu dini hari (8/2/2026) sekitar pukul 00.30 WIB. Akibat benturan keras tersebut, nyawa pengendara motor tak tertolong.

Detik-Detik Insiden Maut

​Kecelakaan tragis ini bermula saat Kawasaki Ninja bernopol N 3638 TDW yang ditunggangi oleh Rangga Desta Putra Agustino, pemuda asal Desa Ringinpitu, Kedungwaru, melaju kencang dari arah barat ke timur.

​Sesampainya di lokasi kejadian, Rangga diduga memacu motornya untuk mendahului kendaraan lain di depannya. Namun nahas, saat bermanuver menyalip, posisi motor melambung terlalu ke kanan hingga memakan jalur lawan.

​Di saat bersamaan, melaju Honda Mobilio bernopol AG 1050 RV yang dikemudikan oleh Al Kahf Hasan Nawa, warga Desa Kauman, dari arah berlawanan. Karena jarak yang sudah sangat dekat, “adu banteng” tak terelakkan.

Korban Meninggal di TKP

​Kasatlantas Polres Tulungagung, AKP M. Taufik Nabila, mengonfirmasi bahwa benturan hebat tersebut menyebabkan pengendara motor mengalami luka berat hingga meninggal dunia di lokasi kejadian (TKP).
​”Pengendara Kawasaki Ninja meninggal dunia di TKP Kelurahan Tretek Tulungagung akibat luka berat. Sementara pengemudi mobil dalam keadaan sehat tanpa luka berarti,” tegas AKP Taufik.

Peringatan Keras Kepolisian

​Insiden ini menjadi alarm keras bagi para pengendara di Kota Marmer, terutama bagi mereka yang kerap memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi pada malam hari.
​”Kami peringatkan masyarakat Tulungagung agar lebih waspada. Jangan ceroboh saat mendahului kendaraan lain. Taati aturan dan ingat, keselamatan adalah kebutuhan utama,” pungkas AKP Taufik.

​Saat ini, kedua kendaraan yang terlibat telah diamankan oleh Unit Gakkum Satlantas Polres Tulungagung sebagai barang bukti untuk proses penyelidikan lebih lanjut​Tagar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *