Scroll untuk baca artikel
BERITA NASIONAL

Kemenkeu Buka Lowongan 380 Formasi Bea Cukai untuk Lulusan SMA, Menkeu Purbaya: Kita Butuh Tenaga Lapangan!

5
×

Kemenkeu Buka Lowongan 380 Formasi Bea Cukai untuk Lulusan SMA, Menkeu Purbaya: Kita Butuh Tenaga Lapangan!

Sebarkan artikel ini

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa / ist

JAKARTA, AJTTV.COM – Kementerian Keuangan (Kemenkeu) membawa kabar gembira bagi para lulusan Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat. Di bawah kepemimpinan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Kemenkeu bersiap membuka ratusan lowongan kerja khusus untuk memperkuat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC).

​Tidak tanggung-tanggung, sekitar 380 posisi akan dialokasikan untuk lulusan SMA guna mengisi pos-pos teknis yang dinilai krusial dalam menjaga gerbang ekonomi negara.

Fokus pada Level Teknis dan Operasional

​Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa kebijakan ini diambil untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja di level operasional yang bersentuhan langsung dengan lapangan. Menurutnya, posisi teknis memerlukan SDM yang memiliki kesiapan fisik dan mental untuk bekerja secara praktis.

​”Kalau di Keuangan sendiri, kita buka di Bea Cukai sekitar 380 lulusan SMA. Karena saya perlu orang juga yang betul-betul di level teknis di lapangan. Mungkin bulan depan dibuka,” ujar Purbaya saat ditemui di Kantor Kemenkeu, Jakarta, Selasa (7/4).

​Purbaya juga mengakui bahwa proses rekrutmen sebelumnya sempat memakan waktu cukup lama. Oleh karena itu, ia mendorong agar proses kali ini segera dieksekusi demi efektivitas kinerja DJBC.

Anggaran Dipastikan Aman

​Mengenai pelaksanaan seleksi CPNS secara nasional, Purbaya menegaskan bahwa wewenang penuh ada di tangan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB). Namun, dari sisi pendanaan, Kemenkeu menjamin tidak ada kendala.

​”CPNS ada di MenpanRB. Anggaran harusnya ada,” imbuhnya singkat.

​Langkah Kemenkeu membuka formasi untuk lulusan SMA ini dipandang sebagai angin segar, mengingat biasanya posisi di kementerian tersebut didominasi oleh lulusan diploma maupun sarjana. Kehadiran tenaga muda lulusan SMA diharapkan mampu memperkuat pengawasan di pelabuhan, perbatasan, dan titik-titik pabean lainnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *