Scroll untuk baca artikel
BERITA TERBARUKABAR DAERAH

Mas Ipin Petakan Jalur Mudik Trenggalek 2026: Antisipasi Macet Watulimo dan Longsor Tugu

3
×

Mas Ipin Petakan Jalur Mudik Trenggalek 2026: Antisipasi Macet Watulimo dan Longsor Tugu

Sebarkan artikel ini

Mas Ipin Petakan Jalur Mudik Trenggalek ( Ati ajttv.com)

TRENGGALEK, AJTTV.COM – Pemerintah Kabupaten Trenggalek mulai mematangkan skenario pengamanan jelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Melalui koordinasi lintas sektoral, Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin menegaskan bahwa pemetaan titik rawan kemacetan dan bencana menjadi prioritas utama guna menjamin kenyamanan pemudik dan wisatawan.

​Bupati yang akrab disapa Mas Ipin ini menyebutkan bahwa persiapan dilakukan lebih awal untuk meminimalisir potensi gangguan di lapangan.

​Tiga Titik Krusial: Kota, Watulimo, dan Jalur Tugu

​Dalam keterangannya pada Minggu (15/3/2026), Mas Ipin membeberkan tiga zona yang mendapatkan perhatian khusus:

  1. ​Kawasan Perkotaan: Antisipasi kepadatan arus lalu lintas lokal dan pemudik.
  2. ​Jalur Wisata Watulimo: Prediksi lonjakan kunjungan wisatawan saat libur lebaran.
  3. ​Jalur Trenggalek–Ponorogo (Kecamatan Tugu): Fokus pada mitigasi dampak longsor yang kerap menghantui jalur nasional tersebut.

​”Kami sudah memetakan potensi kerawanan. Dinas PU dan Satlantas juga telah diinstruksikan untuk melakukan penanganan terbatas pada ruas jalan yang belum optimal agar arus mudik dan balik tetap lancar,” ujar Mas Ipin.

​Skenario Darurat: Rest Area Bukan untuk Wisata?

​Salah satu langkah taktis yang diusulkan Pemkab Trenggalek adalah koordinasi dengan Pemprov Jatim terkait fungsi rest area. Mas Ipin berencana mengusulkan agar rest area tertentu tidak difungsikan sebagai lokasi wisata sementara waktu.

​”Kami khawatir jika terjadi kepadatan dan ada situasi darurat, ruang gerak petugas harus tetap tersedia. Ini penting karena beberapa jalur memiliki ruang gerak yang terbatas,” tambahnya.

​Pos Pengamanan dan Layanan Respons Cepat

​Polres Trenggalek sendiri telah menyiapkan tiga pos pengamanan utama (Pintu masuk Tulungagung-Ponorogo, Pusat Kota, dan Watulimo) serta satu pos pantau di wilayah Tugu.

​Seluruh elemen mulai dari Tenaga Medis, BPBD, Basarnas, hingga relawan radio komunikasi disiagakan dalam satu sistem respons cepat. Masyarakat pun diimbau untuk tidak ragu menggunakan layanan darurat jika menemui kendala di jalan.

​Keamanan/Keselamatan: Call Center 110

​Kedaruratan Medis: Call Center 119

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *