Scroll untuk baca artikel
BERITA TERBARUKABAR DAERAH

Nelayan Ditemukan Tewas Membusuk Di kosan Popoh Tulungagung

9
×

Nelayan Ditemukan Tewas Membusuk Di kosan Popoh Tulungagung

Sebarkan artikel ini

TULUNGAGUNG, AJTTV.COM – Suasana tenang di kawasan wisata Pantai Popoh, Desa Besole, Kecamatan Besuki, mendadak gempar pada Kamis siang (5/3/2026). Seorang nelayan perantau ditemukan tak bernyawa di dalam kamar kos khusus nelayan setelah dua hari menghilang dari aktivitas melaut.

​Korban diidentifikasi bernama Tarsun Ahmad (65), warga jauh dari Desa Lipulalongo, Kabupaten Banggai Laut, Provinsi Sulawesi Tengah.

​Kecurigaan Warga Berujung Temuan Tragis

​Terungkapnya peristiwa kelam ini bermula dari kecurigaan rekan sesama nelayan dan warga sekitar. Korban yang biasanya aktif terlihat mencari makan atau bersiap melaut, tiba-tiba “lenyap” dari pandangan sejak dua hari terakhir.

​Kapolsek Besuki, AKP Mokhamad Sansun, menjelaskan bahwa warga yang merasa janggal akhirnya berinisiatif mendatangi kamar kos korban. Saat pintu diketuk berkali-kali tanpa jawaban, warga terpaksa masuk dan mendapati korban sudah dalam kondisi kaku tak bernyawa.

​”Warga curiga karena korban tidak terlihat keluar kamar untuk makan maupun melaut seperti biasanya. Saat dicek ke lokasi dan dipanggil tidak ada respons, ternyata korban sudah meninggal dunia,” ungkap AKP Mokhamad Sansun.

​Inafis dan Tim Medis Terjun ke Lokasi

​Laporan warga langsung direspons cepat oleh pihak kepolisian. Sekitar pukul 13.00 WIB, personel Polsek Besuki tiba di lokasi untuk mengamankan tempat kejadian perkara (TKP). Tak lama berselang, Tim Inafis Polres Tulungagung bersama tim medis dari RSUD dr. Iskak diterjunkan untuk mengevakuasi jenazah.

​Proses evakuasi sempat menjadi tontonan warga yang penasaran dengan nasib nelayan lansia tersebut. Jenazah korban kemudian dilarikan ke kamar mayat RSUD dr. Iskak guna pemeriksaan mendalam.

​Penyebab Kematian Terungkap

​Berdasarkan hasil pemeriksaan awal di lokasi kejadian dan keterangan medis, polisi memastikan tidak ada tanda-tanda kekerasan yang mencurigakan pada tubuh korban. Kepergian nelayan asal Sulawesi ini murni disebabkan oleh faktor kesehatan.

​”Untuk penyebab pasti kematian korban dikarenakan sakit,” tegas AKP Mokhamad Sansun menutup keterangannya.

​Kini pihak kepolisian tengah berupaya menghubungi pihak keluarga korban di Sulawesi Tengah untuk proses pemulangan jenazah ke kampung halaman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *