Sarang Tawon Vespa 1,5 Meter di Antena Parabola Warga Suruh Trenggalek / ist
TRENGGALEK, AJTTV.COM – Sebuah pemandangan mencekam ditemukan di kediaman salah satu warga Dusun Soho, Desa Mlinjon, Kecamatan Suruh, Kabupaten Trenggalek. Sebuah sarang tawon jenis Vespa raksasa dengan ukuran mencapai 1,5 meter ditemukan tumbuh subur di tengah-tengah antena parabola.
Kasi Penyelamatan Kebakaran dan Non Kebakaran Satpol PP dan Damkar Trenggalek, Burhanudin, mengungkapkan bahwa posisi sarang tersebut berada pada ketinggian sekitar 4 meter dari permukaan tanah, tepat di atas antena parabola milik warga.
”Ukurannya memang sangat luar biasa, sekitar 1,5 meter. Karena posisinya di antena parabola dan cukup tinggi, keberadaannya sangat membahayakan penghuni rumah serta warga sekitar,” ujar Burhan, Rabu (8/4/2026).
Merespons laporan dari pemilik rumah, pihak Damkar Trenggalek langsung mengerahkan empat personel tim penyelamat menuju lokasi. Setelah melakukan asesmen lapangan, petugas memutuskan untuk mengevakuasi sarang maut tersebut dengan metode pembakaran demi keamanan maksimal.
Proses eksekusi sengaja dilakukan pada Senin malam sekitar pukul 19.50 WIB. Pemilihan waktu malam hari bertujuan untuk meminimalisir risiko, karena pada saat kondisi gelap, koloni tawon cenderung lebih tenang dan berkumpul di dalam sarang.
”Petugas menggunakan peralatan pelindung lengkap. Setelah memastikan perimeter aman, kami langsung melakukan pembakaran sarang secara cepat hingga seluruh strukturnya habis dan koloni tawon di dalamnya lumpuh,” jelas Burhan.
Operasi pembersihan sarang tawon raksasa tersebut berjalan lancar tanpa ada petugas maupun warga yang tersengat. Kini, pemilik rumah bisa kembali beraktivitas dengan tenang tanpa dihantui ancaman serangan tawon Vespa yang dikenal mematikan.
Pihak Damkar Trenggalek kembali mengingatkan masyarakat agar tidak mencoba mengevakuasi sarang tawon berukuran besar secara mandiri karena risikonya sangat tinggi. Masyarakat diimbau untuk segera melapor ke Satpol PP dan Pemadam Kebakaran jika menemukan kasus serupa.
”Kami siap membantu masyarakat untuk evakuasi tawon maupun gangguan non-kebakaran lainnya. Layanan ini diberikan secara gratis tanpa dipungut biaya,” pungkasnya.












