PONOROGO, AJTTV.COM – Pemerintah Kabupaten Ponorogo melalui Dinas Sosial P3A menyatakan siap melakukan pendampingan terhadap AM (10), anak korban pembunuhan keji yang terjadi di salah satu hotel di kawasan Tamanan, Trenggalek.
AM mengalami trauma berat setelah menyaksikan langsung ibunya, YN (34), warga Desa Pangkal, Kecamatan Sawoo, dianiaya hingga tewas oleh SE (41), pria yang disebut memiliki hubungan dekat dengan korban.
Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Anak Dinas Sosial P3A Ponorogo, Aida Fitria Miasari, mengungkapkan bahwa pihaknya sudah mengunjungi rumah kakek korban di Desa Pangkal, tempat AM kini tinggal sementara. “Kami siap memberikan pendampingan, terutama untuk pemulihan psikologisnya,” jelas Aida.
Aida menambahkan, kondisi fisik AM berangsur membaik setelah sebelumnya dirawat di RSUD Trenggalek. Meski telah diperbolehkan pulang, luka di bagian kepala anak tersebut masih diperban.
“Nantinya akan ada tindak lanjut berupa terapi dan pendampingan psikologis agar traumanya perlahan bisa hilang,” kata Aida. Pemkab Ponorogo melalui instansi terkait tengah fokus memulihkan kondisi fisik dan mental AM.
Reporter : Ari temi












