Tersangka Pencuri Motor Showroom di Sumbergempol / Ist
TULUNGAGUNG, AJTTV.COM – Respons cepat ditunjukkan jajaran kepolisian dalam menindaklanjuti laporan masyarakat. Personel Unit Reskrim Polsek Sumbergempol, di bawah naungan Polres Tulungagung, sukses membekuk seorang pemuda berinisial DR (25) yang diduga kuat sebagai pelaku pencurian sepeda motor di sebuah showroom di Desa Podorejo.
Kasi Humas Polres Tulungagung, IPTU Nanang Murdianto, membenarkan penangkapan tersebut. Menurutnya, pengungkapan kasus ini menjadi bukti betapa pentingnya dukungan teknologi pengawasan dalam membantu tugas kepolisian di lapangan.
”Berdasarkan laporan yang masuk, aksi pencurian ini terjadi pada Minggu malam (15/3) di showroom UD Podorejo Motor. Berkat analisis mendalam terhadap rekaman CCTV yang diserahkan korban, petugas berhasil mengidentifikasi identitas terduga pelaku dengan cepat,” terang IPTU Nanang, Selasa (17/3/2026).
Kronologi Kejadian
Peristiwa bermula saat pemilik showroom, Ivan Yusuf Kurniawan, menyadari ada yang janggal pada deretan motor dagangannya sekitar pukul 20.00 WIB. Setelah mengecek kamera pengawas, terlihat seorang pria membawa kabur satu unit Honda Beat bernopol AG 4493 RBY tanpa izin.
”Korban mengalami kerugian materiil sebesar Rp14 juta. Setelah menerima laporan resmi, tim yang dipimpin IPTU Suprayitno langsung bergerak melakukan perburuan,” tambahnya.
Penangkapan Pelaku
Tak butuh waktu lama bagi korps baju cokelat ini untuk mengendus keberadaan pelaku. DR (25) berhasil diamankan di kediamannya di Desa Tambakrejo, Kecamatan Sumbergempol, tanpa perlawanan berarti.
”Terduga pelaku saat ini sudah kami amankan di Mapolsek Sumbergempol untuk menjalani penyidikan lebih lanjut. Petugas juga tengah mendalami apakah yang bersangkutan merupakan pemain lama atau bagian dari sindikat tertentu,” tegas IPTU Nanang.
Imbauan Kamtibmas
Menutup keterangannya, IPTU Nanang mengimbau kepada para pelaku usaha di Tulungagung untuk tidak mengendurkan kewaspadaan, terutama pada jam-jam rawan.
”Kami sangat mengapresiasi pemasangan CCTV di lokasi usaha. Hal ini sangat membantu kami dalam mengungkap tindak pidana. Kami dorong warga lain untuk melakukan hal serupa sebagai upaya pengamanan mandiri yang efektif,” pungkasnya.












