Scroll untuk baca artikel
BERITA TERBARUKABAR DAERAH

Puting Beliung Terjang Desa Suwaru Bandung Tulungagung, Atap Rumah Warga Beterbangan!

4
×

Puting Beliung Terjang Desa Suwaru Bandung Tulungagung, Atap Rumah Warga Beterbangan!

Sebarkan artikel ini

Atap Rumah warga Desa Suwaru rusak diterjang puting beliung ( anang ajttv.com)

TULUNGAGUNG, AJTTV.COM – Cuaca ekstrem kembali memicu dampak kerusakan di wilayah selatan Tulungagung. Kali ini, angin puting beliung menerjang Dusun Klumpit, Desa Suwaru, Kecamatan Bandung, pada Rabu sore (18/02/2026). Insiden yang terjadi saat hujan deras tersebut mengakibatkan sejumlah atap rumah warga rusak hingga beterbangan.

​Meskipun tidak ada korban jiwa, kepanikan sempat menyelimuti warga saat material asbes mulai terangkat dari bangunan akibat kuatnya pusaran angin yang bergerak dari arah utara menuju selatan.

Respon Cepat Polsek Bandung

​Mendapat laporan dari masyarakat, Polisi  terjun langsung ke lokasi untuk melakukan pengecekan dan pengamanan.

​Kapolsek Bandung AKP Sumaji mengonfirmasi bahwa anggotanya telah melakukan olah TKP dan mendata kerusakan yang dialami warga.

​”Benar, sore tadi terjadi hujan deras disertai angin kencang di Desa Suwaru. Anggota kami sudah di lokasi untuk memastikan keamanan warga dan melakukan asesmen kerusakan. Alhamdulillah, dalam peristiwa ini tidak ada korban jiwa,” tegas AKP Sumaji, Rabu malam.

Rincian Dampak Kerusakan

​Berdasarkan hasil pendataan petugas di lapangan, tercatat tiga rumah warga mengalami kerusakan ringan pada bagian atap

Rumah Suwarno (46), Atap asbes teras terbang terbawa angin, Rumah Mariyah (57) Sebanyak 6 lembar atap asbes rumah pecah dan terlepas dan Rumah Lilis Setianingsih (46): Atap asbes dapur mengalami kerusakan 2 lembar.

Imbauan Kewaspadaan

​AKP Sumaji mengimbau masyarakat di wilayah Kecamatan Bandung untuk meningkatkan kewaspadaan, mengingat anomali cuaca yang masih berpotensi menimbulkan angin kencang susulan.

​“Kami minta masyarakat tetap tenang namun waspada. Jika melihat tanda-tanda cuaca ekstrem, segera cari perlindungan di tempat yang kokoh dan segera lapor ke pihak kepolisian atau perangkat desa jika terjadi bencana di lingkungannya,” pungkas AKP Sumaji.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *