Scroll untuk baca artikel
BERITA TERBARUKABAR DAERAH

Resmob Macan Agung Gulung Makelar Kerja Gadungan di Boyolangu Tulungagung

2
×

Resmob Macan Agung Gulung Makelar Kerja Gadungan di Boyolangu Tulungagung

Sebarkan artikel ini

TULUNGAGUNG, AJTTV.COM – Impian seorang ibu untuk melihat anaknya bekerja di perusahaan besar justru berujung nestapa. Unit Resmob Macan Agung Polres Tulungagung bersama Unit Reskrim Polsek Boyolangu berhasil meringkus seorang wanita berinisial LYA (30), warga Bojonegoro, yang diduga kuat menjalankan praktik penipuan lowongan kerja fiktif dengan kerugian mencapai ratusan juta rupiah.

​Kapolsek Boyolangu, AKP Retno Pujiarsih, mengungkapkan bahwa penangkapan dilakukan pada Senin (23/02/2026) pagi setelah petugas melakukan pengejaran terhadap pelaku yang kerap berpindah-pindah tempat persembunyian.

​Mahar 100 Juta Berujung Janji Palsu

​Kasus ini menimpa Murni (41), warga Desa Sanggrahan, Boyolangu. Korban tergiur janji manis pelaku yang mengaku memiliki “jalur khusus” untuk memasukkan orang bekerja di PT Wilmar Gresik.

​Namun, jalur tersebut tidak gratis. Pelaku meminta uang pelicin sebesar Rp100.000.000 yang dibayarkan korban secara bertahap, baik tunai maupun transfer.

​”Pelaku meyakinkan korban dengan memberikan satu set seragam perusahaan. Namun setelah uang lunas, janji pekerjaan tak kunjung terbukti dan pelaku justru menghilang serta sulit dihubungi,” jelas AKP Retno, Selasa (24/02/2026).

Drama Penangkapan di Jalan Raya

​Setelah menerima laporan korban, Tim Macan Agung melakukan pelacakan intensif. LYA akhirnya tak berkutik saat dicegat petugas gabungan saat melintas di Jalan Raya Boyolangu.

​Dari tangan tersangka, polisi mengamankan barang bukti berupa ​Bukti transfer bank ke rekening pelaku dan Satu set pakaian seragam perusahaan (diduga sebagai alat penyamaran/meyakinkan korban).

​Himbauan Kepolisian: Kerja Itu Cari Uang, Bukan Kasih Uang

​Saat ini, LYA telah mendekam di sel tahanan Polsek Boyolangu untuk proses penyidikan lebih lanjut. Polisi mendalami kemungkinan adanya korban lain dalam sindikat ini.

​AKP Retno Pujiarsih memberikan peringatan keras kepada masyarakat Tulungagung agar tidak mudah tergiur tawaran kerja yang mensyaratkan sejumlah uang.

“Logikanya, orang bekerja itu untuk mendapatkan penghasilan, bukan malah dimintai uang di depan. Jika ada permintaan uang dengan dalih administrasi atau jalur belakang, itu dipastikan penipuan,” tegasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *