Scroll untuk baca artikel
BERITA TERBARUKABAR DAERAH

Sampah Bambu Sumbat DAM Tanjung, Jalur Trunojoyo Nganjuk Ditutup Total!

2
×

Sampah Bambu Sumbat DAM Tanjung, Jalur Trunojoyo Nganjuk Ditutup Total!

Sebarkan artikel ini

Kondisi sungai Tanjung Loceret Nganjuk /Ist
NGANJUK, AJTTV.COM – Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Nganjuk pada Senin (2/3/2026) memicu luapan air sungai yang merendam permukiman warga. Kondisi terparah dilaporkan terjadi di wilayah Loceret akibat tersumbatnya aliran sungai oleh tumpukan sampah material dari hulu.

Penyebab Utama: “Invasi” Sampah Bambu

​Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Nganjuk, Ony Supriyono, mengonfirmasi bahwa pemicu utama luapan adalah tersumbatnya DAM Tanjung.

​”Penyebabnya adalah sampah bambu yang menyumbat DAM Tanjung. Kami menduga material ini terbawa arus dari hulu sungai seiring meningkatnya debit air di Sungai Kuncir Ngetos,” ujar Ony saat memantau lokasi.

​Dampak Luapan dan Penutupan Jalan

​Banjir luapan ini memaksa pihak berwenang mengambil langkah darurat guna menghindari jatuhnya korban maupun kerusakan lebih lanjut.

Jalan Trunojoyo Nganjuk ditutup total dan dijaga ketat oleh pihak kepolisian untuk mengalihkan arus lalu lintas.

Sebagian rumah warga di Kampung Tanjungrejo mulai terendam air dengan ketinggian yang bervariasi sementara itu Sungai Tanjung Loceret mengalami kemacetan arus akibat tumpukan ranting dan sampah bambu yang menumpuk di pintu air.

​Upaya Evakuasi dan Pembersihan

​Hingga Senin malam, petugas BPBD Nganjuk bersama pihak kecamatan masih berupaya melakukan penanganan di lapangan. Fokus utama saat ini adalah melakukan normalisasi aliran sungai.

​”Petugas sedang berupaya melakukan pembersihan menggunakan alat berat. Saat ini kami masih menunggu unit alat berat tiba di lokasi agar tumpukan bambu bisa segera dievakuasi,” tambah Ony.

​Pihak Pemkab Nganjuk mengimbau warga, terutama yang tinggal di sepanjang bantaran Sungai Kuncir dan Sungai Tanjung, untuk tetap waspada mengingat cuaca ekstrem yang diprediksi masih akan berlanjut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *