Scroll untuk baca artikel
BERITA TERBARUKABAR DAERAH

Sujud Syukur dan Tawa Yatim, Cara Polres Tulungagung “Mengetuk Pintu Langit”

20
×

Sujud Syukur dan Tawa Yatim, Cara Polres Tulungagung “Mengetuk Pintu Langit”

Sebarkan artikel ini

TULUNGAGUNG, AJTTV.COM – Di tengah padatnya jadwal pengamanan dan pelayanan masyarakat, ada pemandangan berbeda di Masjid Al-Hafidz, markas kepolisian resor Tulungagung. Suasana khidmat menyelimuti ruangan saat puluhan anak yatim duduk bersanding dengan para personel kepolisian untuk melangitkan doa bersama, Kamis (5/2).

Bukan Sekadar Rutinitas, Tapi Investasi Akhirat

​Kegiatan ini merupakan agenda rutin yang digagas Kapolres Tulungagung, AKBP Ihram Kustarto. Melalui Kasihumas Iptu Nanang, pihak kepolisian menegaskan bahwa kekuatan doa adalah pendamping utama dalam setiap menjalankan tugas negara.

​Rangkaian acara dibuka dengan pembacaan surat Yasin dan tahlil yang menggema syahdu. Doa-doa dipanjatkan secara khusus untuk keselamatan personel di lapangan serta kelancaran tugas Polri dalam menjaga kondusifitas wilayah Tulungagung.

​“Kami percaya bahwa keberkahan tugas kami tidak lepas dari doa anak-anak yatim ini. Ini adalah cara kami ‘mengetuk pintu langit’ agar setiap langkah personel di lapangan selalu dalam lindungan-Nya,” ujar Iptu Nanang.

Sentuhan Kasih di Balik Seragam

​Puncak acara ditandai dengan momen penuh kehangatan saat penyerahan santunan kepada puluhan anak yatim yang dihadirkan dari berbagai wilayah Polsek jajaran. Senyum lebar terpancar dari wajah anak-anak tersebut saat menerima perhatian langsung dari para abdi negara.

​Program Binrohtal (Pembinaan Rohani dan Mental) ini tidak hanya bertujuan memperkuat iman anggota secara internal, tetapi juga menjadi bukti nyata bahwa Polri hadir bukan hanya sebagai penegak hukum, melainkan sebagai keluarga bagi mereka yang membutuhkan.

Harapan untuk Keberlanjutan

​Polres Tulungagung berharap kegiatan ini menjadi pengingat bagi seluruh anggota untuk tetap membumi dan mengedepankan sisi kemanusiaan dalam bertugas. Dengan berbagi kebahagiaan, diharapkan tumbuh rasa empati yang kuat antara polisi dan masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *