Scroll untuk baca artikel
BERITA TERBARUKABAR DAERAH

Temuan \”Pring Embong \” Di Gunung Wilis Sisi Tulungagung Di Apresiasi Bupati Tulungagung

83
×

Temuan \”Pring Embong \” Di Gunung Wilis Sisi Tulungagung Di Apresiasi Bupati Tulungagung

Sebarkan artikel ini

 

Tulungagung , AJTTV.com – Bupati Tulungagung Maryoto Bhirowo berharap tanaman bambu jenis \’Bambusa Cornuta Munro\’ atau disebut juga Pring Embong yang ditemukan di Hutan lindung blok Ngebleg RPH Karangrejo, Desa Nyawangan, Kecamatan Sendang untuk dilindungi.

Selain itu, Maryoto berharap tanaman yang spesiesnya di dunia sudah punah itu bisa dikembangkan dengan cara kerjasama dengan dinas lingkungan hidup dan Dinas Pertanian Tulungagung.

\”Tentu ini kabar menggembirakan dan Saya ucapkan terima kasih kepada Kelompok Peduli Hutan Lindung Kecamatan Sendang\” Kata Maryoto melalui pesan Whatsaap , Minggu (7/2/2021).

Maryoto Bhirowo menambahkan , Selama ini masyarakat setempat mengetahui jika bambu tersebut hanya sebatas tanaman bambu yang tumbuhnya rimbun, mengganggu tanaman lain dan bentuknya tidak indah.

“Bambusa Cornuta Munro ini merupakan jenis bambu yang ditemukan pada abad 18\” Jelasnya.

Bambusa Cornuta Munro termasuk salah satu dari 655 jenis bambu yang ada di dunia dan tumbuh di ketinggian antara 300-500 meter di atas permukaan laut .

Sifat bambu tersebut kata Maryoto , lain dibandingkan dengan bambu kebanyakan di mana perkembangbiakannya tidak mengumpul menjadi rumpun, namun menjalar dan saling mengikat.

Kondisi itu dapat mencegah erosi atau jika diilustrasikan fungsinya seperti bronjong.

Keunggulan itu tidak dimiliki jenis bambu lainnya dan sangat cocok dibudidayakan dilereng bukit untuk mencegah longsor.

“Manfaat lainnya yakni rebung bambu tersebut lebih nikmat dibuat olahan daripada jenis rebung bambu yang sudah banyak dikenal,” tambah dia

Seperti diketahui Kelompok Peduli Hutan Lindung Kecamatan Sendang menemukan jenis bambu langka ini masih tumbuh dan berkembang di Kabupaten Tulungagung, yakni gunung Wilis sisi Tulungagung tepatnya Hutan lindung blok Ngebleg RPH Karangrejo, Desa Nyawangan, Kecamatan Sendang.

Temuan Pring Embong tersebut dinyatakan langka oleh lembaga konservasi dunia ,Kerja sama pelestarian Flora langka ,Konservasi sumber air , Penelitian varietas dan fungsi bambu dan Pencatatan Flora langka.

Sebelum ditemukan di Tulungagung oleh Kelompok Peduli Hutan Lindung , bambu ini sudah dinyatakan tidak bisa lagi ditemukan di belahan dunia manapun, bahkan sudah punah. Bambusa Cornuta Munro dinyatakan sebagai sebuah spesies bambu tertua dan dinyatakan punah di dunia, namun ternyata masih ada dan tumbuh di Kabupaten Tulungagung.

Reporter : Endi sunaryo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *